SINJAI, INSERTRAKYAT.COM — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sinjai terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar para Warga Binaan Permasyarakatan (WBP). Baik dari segi pendidikan, kesehatan dan keterampilan.

Terbaru, Senin (7/7/2025), kemarin, dilaksanakan adalah pembagian peralatan mandi dan termos secara gratis kepada seluruh WBP bertempat di dalam lingkungan Rutan secara profesional oleh petugas.

Paket yang dibagikan mencakup sabun mandi, sikat gigi, pasta gigi, dan perlengkapan kebersihan pribadi lainnya. Tak hanya itu, termos air panas juga diberikan agar warga binaan dapat memenuhi kebutuhan harian secara praktis.

BACA JUGA :  Polres Aceh Selatan Bersinergi dengan TNI dan BPBD, Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kluet Tengah

Antusias WBP begitu tinggi. Banyak diantaranya bersorak gembira. Tak sedikit pula yang secara spontan mengaku termotivasi menjalani masa binaan dengan pola hidup bersih.

WBP saat menerima bantuan gratis.

Ratusan WBP terlihat mendapat bagian [Komposisi bantuan] secara merata.

Puncak ucapan terima kasih diutarakan para WBP kepada Karutan dan petugas menjelang kegiatan selesai.

Menariknya, para WBP tak lupa memberi apresiasi. Bahkan mereka berharap kegiatan tersebut dapat berlanjut. “Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” seru WBP.

Rutan Sinjai berlokasi di Jln.Teuku Umar, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara. Rangga nama samaran seorang mantan WBP Rutan Sinjai menyebut kegiatan yang dilaksanakan oleh Kepala Rutan dan petugas itu sangat patut dicontoh. Ia menegaskan bahwa pada masa dirinya menjalani binaan di Rutan Sinjai kegiatan pembagian seperti itu tidak pernah terlaksana secara massal.
“Masya Allah seandainya dari dulu ada seperti ini saya sangat bersyukur, luar biasa pak karutan sekarang” ungkap Rangga, kepada InsertRakyat.com, di Sinjai, Senin, (7/7/2025).

BACA JUGA :  Warga Malang Dikagetkan Gempa Bumi Siang Ini

Saat ini Rangga sudah bebas dari masa hukumannya. “Kasus saya dulu terkait dengan aksi demonstrasi di Kantor DPRD Sinjai, waktu itu terjadi kerusakan fasilitas kantor seperti kursi dan meja,” kata Rangga.

“Aksi demonstrasi itu berlangsung dengan tujuan menyuarakan hak warga adat atau status tanah adat. Jadi saya salah satu rakyat yang dipenjara karena laporan resmi pihak Kantor DPRD Sinjai yang diperoses Polres Sinjai November 2024,” masih Rangga.

BACA JUGA :  Mahasiswa Demo dan Laporan Resmi di Mapolda Sulsel Terkait Skandal Plat Nomor Mobil Oknum di Sinjai

Kendati disinggung terkait dengan rasa – rasa yang ia alami saat di Rutan Sinjai. Rangga lalu menceritakan secara detail.
Namun menurutnya yang paling berkesan adalah. (Bersambung).

Penulis: Supriadi Buraerah.

Buku-buku karya Muhammad Subhan juga dapat dipesan melalui LINI BUKU Padang. Untuk informasi dan pemesanan, silakan menghubungi admin LINI BUKU di nomor kontak: 0813-6303-840 .

Terima kasih kepada para pembaca yang telah memiliki dan mendukung hadirnya buku-buku ini.