KOLAKA TIMUR, INSERTRAKYAT.COM — Warga menyoroti tiga titik penyeberangan sungai di jalur antar wilayah Desa Alaaha, Ueesi, dan Ahilulu, Kabupaten Kolaka Timur. Warga meminta pemerintah daerah meninjau kondisi tersebut. Sabtu.
Tiga titik penyeberangan sungai di jalur antardesa menjadi perhatian warga di wilayah Desa Alaaha dan sekitarnya, Kabupaten Kolaka Timur.
Dua titik berada di wilayah Sungai Desa Ueesi dan Ahilulu. Menurut keterangan warga, kedua lokasi tersebut hingga kini belum pernah dibangun jembatan.
Satu titik lainnya berada di Desa Alaaha. Warga menyampaikan bahwa jembatan di lokasi tersebut pernah dibangun pada masa Bupati Kolaka Timur Tony Herbiansyah sekitar 2015.
Warga meminta Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur turun langsung melihat kondisi tiga titik tersebut dan menentukan langkah penanganannya.
Menurut warga, saat musim hujan debit air sungai dapat meningkat sehingga penyeberangan menjadi sulit. Jalur tersebut juga digunakan guru dan siswa untuk menuju sekolah.
Warga, Ashar Fasahi, meminta pemerintah segera menangani tiga titik penyeberangan tersebut.
“Jangan sampai menunggu anak-anak sekolah menjadi korban baru kemudian ada tindakan dari pemerintah. Kami berharap hal seperti itu tidak terjadi,” tegas Ashar Fasahi.
Warga juga meminta pemerintah melakukan peninjauan terhadap kondisi jembatan di Desa Alaaha serta dua titik yang belum memiliki jembatan.
Penulis: Syahrir
Editor : Zamroni
























































