JENEPONTO, INSERTRAKYAT.com– Rumah milik Mansyur Dg. Ngawing di Kelurahan Tolo Selatan, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, ludes terbakar, Sabtu pagi (25/7/2026).

Kebakaran itu memicu respons cepat aparat kepolisian untuk membantu warga dan mengamankan lokasi kejadian.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Tolo Selatan, Aipda Siswandi, langsung menuju lokasi setelah menerima laporan kebakaran.

Setiba di tempat kejadian perkara (TKP), ia membantu warga dan petugas pemadam kebakaran memadamkan kobaran api.

Baca Juga :  Kebakaran Rumah di Tumpiling Dipicu Korsleting, Damkar Polman Tiba dalam 5 Menit

Aipda Siswandi juga mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi. Langkah itu dilakukan agar akses kendaraan pemadam kebakaran tetap lancar.

Kapolsek Kelara, AKP Muh. Kasim, membenarkan keterlibatan anggotanya dalam penanganan kebakaran tersebut.

“Bhabinkamtibmas kami berada di TKP sejak awal kejadian. Beliau membantu memadamkan api bersama warga dan petugas damkar,” ujar AKP Muh. Kasim.

Baca Juga :  Bawa Sajam, Pria Asal Jeneponto Ditangkap Polisi di Pelabuhan Parepare : Terancam 10 Tahun Penjara

Menurutnya, Aipda Siswandi juga membantu mengurai kemacetan di sekitar lokasi kebakaran.

Upaya itu dilakukan untuk memperlancar proses pemadaman dan evakuasi di lokasi kejadian.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Bangunan rumah beserta seluruh isinya tidak berhasil diselamatkan dalam peristiwa tersebut.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam kebakaran itu. Warga sekitar lebih dulu membantu penanganan sebelum mobil pemadam tiba.

Baca Juga :  Aksi Simpatik Bhabinkamtibmas di Jeneponto: Turun ke Sawah Perbaiki Irigasi Warga

AKP Muh. Kasim mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

Warga diminta memeriksa instalasi listrik secara berkala untuk mencegah korsleting.

Selain itu, kompor dan sumber api lainnya harus dipastikan benar-benar padam sebelum ditinggalkan.

“Kami meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Keselamatan keluarga dan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya. (**)