SIDRAP, INSERTRAKYAT.COM — Tim Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat Kelurahan Batulappa, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, Rabu (22/7/2026) lalu.
Program pengabdian ini digagas oleh tujuh mahasiswa, yakni Dimas Adam Surya Banneringgi, Anna Maria Ancilla Ningrum Ela, Na’ilah Alifia Izzatunnisa, Dwi Maha Rani, Nuradilah Iffah Adhayani, Apricilia Ananta Suriadi, dan Amanda Putri Zhabila Inev.
Tim mahasiswa merancang program ini setelah hasil observasi menunjukkan rendahnya kesadaran warga memeriksakan kesehatan secara rutin ke fasilitas pelayanan medis. Mayoritas warga umumnya baru mendatangi fasilitas kesehatan saat merasakan keluhan atau jatuh sakit.
Melalui kegiatan ini, tim memberikan layanan pemeriksaan medis secara cuma-cuma yang mencakup:
Pengukuran tekanan darah
Pemeriksaan kadar gula darah
Pengecekan kolesterol dan asam urat
Pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut
Konsultasi kesehatan dan edukasi pola hidup sehat
Sebanyak 54 warga, yang terdiri dari orang dewasa dan lanjut usia, mengikuti kegiatan ini dengan antusias sejak sesi pendaftaran hingga konsultasi medis berakhir.
Sebagai tindak lanjut, mahasiswa membagikan buku kontrol kesehatan kepada seluruh peserta. Buku tersebut memuat catatan hasil pemeriksaan berkala serta materi edukasi mengenai pencegahan penyakit yang sering dijumpai di wilayah setempat.
Koordinator Desa KKN-PK 69, Dimas Adam Surya Banneringgi, saat dikonfirmasi Insertrakyat.com, Jumat (24/7/2026) menyatakan bahwa kegiatan ini mendekatkan layanan kesehatan sekaligus menumbuhkan kesadaran warga terhadap pentingnya pencegahan dini.
“Kami berharap masyarakat tidak lagi takut memeriksakan kesehatan. Deteksi dini menjadi langkah krusial agar risiko penyakit dapat dikendalikan lebih awal,” ujar Dimas.
Sementara itu, Kepala Lurah Batulappa, Kasmaedi, mengapresiasi kehadiran mahasiswa Unhas yang langsung turun tangan melayani warga di tingkat kelurahan.
“Program ini memudahkan warga mengakses layanan kesehatan tanpa harus jauh-jauh mendatangi fasilitas kesehatan. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata penerapan ilmu mahasiswa di tengah masyarakat,” ungkap Kasmaedi.
