SIDRAP, Insertrakyat.com – Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif kembali menunjukkan kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat dengan turun langsung meninjau progres pembangunan jalan poros Bulucenrana–Anabannae di wilayah Bulucenrana (Bottolita), Minggu (2/8).
Berdasarkan pantauan InsertRakyat.com melalui unggahan video di akun media sosial resmi Syaharuddin Alrif, orang nomor satu di Kabupaten Sidrap itu menyusuri lokasi pengerjaan jalan sambil berdialog dengan warga. Kehadirannya menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat.
Suasana haru pun menyelimuti kunjungan tersebut. Sejumlah warga tampak emosional saat Bupati Sidrap menyapa mereka secara langsung. Syaharuddin memberikan semangat kepada masyarakat dan mengajak mereka bersabar hingga seluruh proses pembangunan jalan selesai sehingga dapat dinikmati secara maksimal.
“Berada di Bulucenrana (Bottolita) meninjau progres pengerjaan jalan poros Bulucenrana–Anabannae,” tulis Syaharuddin Alrif dalam unggahan di akun media sosialnya.
Kunjungan itu juga menjadi momen nostalgia bagi Syaharuddin Alrif. Ia mengenang salah satu rumah di kawasan Bulucenrana yang semasa muda sering ia kunjungi. Kenangan tersebut kembali mengingatkannya pada kedekatan dengan masyarakat yang kini ia layani sebagai kepala daerah.
Syaharuddin mengaku bersyukur karena pembangunan jalan poros Bulucenrana–Anabannae akhirnya telah memasuki tahap pengerjaan. Menurutnya, proyek tersebut merupakan salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus membuka akses yang lebih baik bagi warga.
Sekadar diketahui, di bawah kepemimpinan H. Syaharuddin Alrif, Kabupaten Sidrap terus menunjukkan percepatan pembangunan di berbagai sektor. Beragam program infrastruktur, pelayanan publik, hingga pemberdayaan masyarakat terus digencarkan, sehingga Sidrap semakin dikenal sebagai daerah yang aktif berbenah dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Editor: Azhari






















