LOMBOK BARAT, INSERTRAKYAT.com— Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyoroti beratnya tantangan yang dihadapi kepala daerah dalam menjalankan pemerintahan saat ini. Ia mendorong penguatan ruang interaksi antar kepala daerah agar mereka dapat berbagi pengalaman, mencari inspirasi, dan menemukan solusi menghadapi berbagai tekanan kebijakan.

Bima menyampaikan hal tersebut saat membuka Welcome Dinner Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Aruna Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (15/7/2026).

Menurut Bima, pertemuan antarkepala daerah menjadi kebutuhan penting untuk memperkuat kebersamaan di tengah situasi pemerintahan yang penuh tantangan. Para pemimpin daerah, kata dia, membutuhkan ruang untuk saling bertukar pengalaman dalam menghadapi berbagai dinamika kepemimpinan.

Baca Juga :  Penyidik Tipikor Periksa ASN Terkait Pengadaan Kain Batik di Sinjai, Ada Isu Soal Rp60 Juta Rupiah

“Suasana kebatinannya [seorang kepala daerah] memang tidak mudah, gempurannya [datang] dari seluruh penjuru angin,” ulang Bima saat membuka Welcome Dinner APPSI di Aruna Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Bima menjelaskan, kepala daerah saat ini menghadapi sejumlah persoalan dalam menjalankan tugas pemerintahan. Tantangan tersebut di antaranya berkaitan dengan penyesuaian transfer ke daerah serta tuntutan merealisasikan janji kampanye kepada masyarakat.

Selain itu, kepala daerah juga menghadapi dinamika kekinian yang membuat setiap kebijakan dan langkah pemerintahan mendapat perhatian luas. Kondisi tersebut menuntut pemimpin daerah memiliki kemampuan beradaptasi dan memperkuat strategi kepemimpinan.

Baca Juga :  Apa Itu Polisi Siaga On Call, Simak Selengkapnya

Karena itu, Bima memandang forum seperti APPSI memiliki peran penting sebagai ruang komunikasi dan pertukaran gagasan antarkepala daerah.

Bima mendorong kepala daerah untuk lebih sering melakukan pertemuan dan berbagi pengalaman. Menurutnya, interaksi antarpemimpin daerah dapat membuka peluang munculnya inovasi serta memberikan inspirasi dalam menjalankan pemerintahan.

Melalui ruang berbagi tersebut, kepala daerah diharapkan tidak hanya mendapatkan pembelajaran dari daerah lain, tetapi juga mampu memberikan inspirasi bagi pemimpin daerah lainnya.

“Harus sering sharing session. Kebersamaan dan ruang interaksi antarkepala daerah penting. Pertemuan seperti APPSI ini dapat mendorong para kepala daerah menjadi sosok yang mampu saling memberikan inspirasi dan kontemplasi,” pungkasnya.

Baca Juga :  Menteri Bahlil Bersama KESDM, BPMA, dan Medco E&P Salurkan 40 Ton Bantuan Untuk Warga Terdampak Banjir Aceh

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily, Ketua Umum Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) Filda C. Yusgiantoro, Ketua Dewan Pembina PYC Inka B. Yusgiantoro, Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Hariyono, para gubernur pengurus APPSI, serta pejabat terkait lainnya.

Informasi ini diterima InsertRakyat.com melalui Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Puspen Kemendagri), Benni Irwan pada Kamis, 16 Juli 2026. (agy/agy).

FAKTA BICARA • RAKYAT MENILAI Kategori
InsertRakyat.com
HEADLINE NEWS
Memuat berita terbaru…
Fakta Bicara, Rakyat Menilai Semua berita ↗