PERSISNYA di tengah keterbatasan akses infrastruktur dan kondisi jalan yang masih sulit dilalui, semangat gotong royong tetap menjadi kekuatan utama masyarakat Dusun Batu Massompo, Desa Barambang, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai. Ketika pembangunan membutuhkan tenaga dan pengorbanan, warga memilih turun langsung bekerja bersama demi mewujudkan fasilitas yang akan dinikmati oleh seluruh masyarakat.
BACA JUGA: TNI–Polri Absen, Warga Sinjai Borong Gotong Royong Perbaiki Jembatan Bambu
Semangat kebersamaan itu terlihat dalam kegiatan gotong royong pembangunan jembatan di RT 2 RW 1 Dusun Batu Massompo. Puluhan warga bergantian mengangkut material bangunan berupa pasir dan kerikil dari lokasi penumpukan menuju titik pembangunan jembatan.
Pekerjaan tersebut bukanlah hal yang mudah. Material harus dipikul dan diangkut sejauh kurang lebih 300 meter melalui jalur yang berlumpur, licin, dan menanjak. Namun medan yang berat tidak menyurutkan tekad masyarakat untuk menyukseskan pembangunan yang dinilai sangat penting bagi mobilitas dan aktivitas warga sehari-hari.
Gotong royong dilakukan secara bergiliran oleh warga dari empat RT yang ada di Dusun Batu Massompo, yakni RT 1, RT 2, RT 3, dan RT 4. Kegiatan berlangsung setiap hari sesuai jadwal yang telah disepakati bersama agar proses pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan terorganisir.
Selain masyarakat, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari unsur pemerintah setempat dan aparat keamanan. Ketua RT, Ketua RW, serta personel TNI turut hadir dan terlibat langsung bersama warga dalam proses pengangkutan material dan pembangunan jembatan.
Bagi masyarakat Batu Massompo, pembangunan jembatan bukan sekadar pembangunan fisik semata. Di balik kerja keras yang dilakukan setiap hari, tersimpan harapan besar agar pemerintah turut memberikan perhatian terhadap kondisi infrastruktur jalan di wilayah mereka yang hingga kini masih memerlukan penanganan.
Saat musim hujan, jalan yang menjadi akses utama masyarakat kerap berubah menjadi jalur berlumpur dan licin sehingga menyulitkan aktivitas warga, termasuk akses pendidikan, kesehatan, dan distribusi hasil pertanian.
Pemuda asal Dusun Batu Massompo, sekaligus Mahasiswa UIAD, Ansar, mengatakan masyarakat tidak pernah berhenti berupaya membangun daerahnya melalui semangat kebersamaan. Namun demikian, warga juga berharap pembangunan jalan dapat segera menjadi perhatian pemerintah.
“Kami sebagai masyarakat hanya bisa terus berikhtiar, bergotong royong, dan menyampaikan harapan. Kapan kira-kira jalanan kami akan dibangun, apakah masih lama atau bagaimana, tentu itu menjadi pertanyaan besar bagi warga. Kami selalu berdoa, mudah-mudahan jalan kami secepatnya dibangun agar aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah dan kesejahteraan warga dapat meningkat,” ujar Ansar pada Rabu, (10/6).
Melalui gotong royong yang terus dijaga, warga Dusun Batu Massompo menunjukkan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti membangun. Dengan tenaga, kebersamaan, dan kepedulian sosial yang masih kuat, masyarakat terus berupaya menghadirkan perubahan dari lingkungan mereka sendiri sembari menaruh harapan agar pembangunan infrastruktur dasar dapat segera terwujud. (*/Red).










