PETUGAS UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menjalani hari yang produktif dengan melaksanakan berbagai kegiatan pelayanan masyarakat pada Jumat (12/6/2026). Mulai dari edukasi kebencanaan bagi siswa sekolah dasar, mitigasi banjir, pelatihan keselamatan dalam Jambore Pramuka, hingga operasi penyelamatan satwa liar.
Markas Komando Damkar Polman di Patampanua, Kecamatan Matakali, menjadi pusat kegiatan edukasi yang diikuti puluhan siswa SD Negeri 16 Sarampu. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan profesi petugas pemadam kebakaran sekaligus menanamkan kesadaran mitigasi bencana sejak usia dini.
Dalam sesi edukasi tersebut, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai klasifikasi kebakaran, penggunaan peralatan penyelamatan (rescue tools), tata cara menghadapi situasi darurat, serta kesempatan melihat langsung armada pemadam kebakaran.
Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari para guru maupun peserta didik yang tampak antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran.
Sebelum kegiatan edukasi dimulai, personel Regu C terlebih dahulu melaksanakan aksi mitigasi banjir di Jalan Pembangunan Berlanjut, Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, sekitar pukul 09.42 WITA.
Kegiatan dilakukan bersama Satpol PP, Pemerintah Kelurahan Madatte, aparat kecamatan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), serta masyarakat setempat. Petugas membersihkan sampah dan endapan lumpur yang menyumbat saluran drainase guna mencegah terjadinya genangan saat curah hujan tinggi.
Armada pemadam kebakaran turut dikerahkan untuk melakukan penyemprotan bertekanan tinggi (flushing) guna mengurai endapan lumpur yang sulit dibersihkan secara manual.
Kepala UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polewali Mandar, Imran, S.IP., M.M., mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya preventif menghadapi potensi banjir perkotaan.
“Kami menerjunkan armada dan personel untuk membersihkan saluran air yang tersumbat. Dengan tekanan air dari mobil pemadam, endapan lumpur yang sulit diangkat secara manual dapat terurai sehingga aliran air kembali lancar dan kawasan lebih siap menghadapi curah hujan tinggi,” ujarnya.
Imran juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah ke saluran air guna mencegah penyumbatan drainase yang dapat memicu banjir.
Pada sore hari sekitar pukul 15.00 WITA, personel Damkar Polman melanjutkan tugas di Lapangan Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo, dalam rangka mendukung kegiatan Jambore Pramuka tingkat kabupaten.
Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan pelatihan tentang pencegahan kebakaran, teknik pemadaman api sederhana menggunakan kain basah, serta simulasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Melalui kegiatan ini, anggota Pramuka diharapkan memiliki pengetahuan dasar tentang keselamatan dan mampu menjadi agen edukasi kebencanaan di lingkungan masing-masing.
Menjelang malam, Damkar Polman kembali menerima laporan darurat terkait keberadaan seekor biawak yang terjebak di dalam sumur milik warga di Desa Mambu Timur, Kecamatan Luyo.
Laporan diterima melalui layanan WhatsApp pada pukul 17.15 WITA dari kediaman H. M. Nasir Rahmat. Tim penyelamat segera menuju lokasi dan memulai proses evakuasi yang berlangsung dari pukul 18.06 hingga 19.32 WITA.
Proses penyelamatan sempat terkendala kedalaman sumur yang menyulitkan akses petugas. Untuk mengatasinya, tim menggunakan tangga portabel dan mesin pompa penyedot air guna mengurangi volume air serta mempermudah proses evakuasi.
Dengan menggunakan alat penjepit khusus (snake tongs), petugas berhasil mengevakuasi biawak sepanjang sekitar 82 sentimeter dalam kondisi hidup dan tanpa menimbulkan korban.
Setelah dievakuasi, satwa tersebut diamankan sementara sebelum dilepasliarkan kembali ke habitat yang jauh dari kawasan permukiman.
Sebagai tindak lanjut, petugas memberikan edukasi kepada warga agar menutup sumur dengan baik dan menjaga kebersihan lingkungan, termasuk mengelola sisa makanan rumah tangga secara benar untuk mencegah kedatangan satwa liar ke area pemukiman.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan komitmen Damkar Polman yang tidak hanya berperan dalam penanggulangan kebakaran, tetapi juga aktif dalam edukasi masyarakat, mitigasi bencana, serta operasi penyelamatan kemanusiaan dan satwa liar.
(Ahmad).












