JAKARTA, INSERTRAKYAT.com — Sejumlah mantan Kapolri dan Wakapolri menghadiri Upacara Hari Juang Polri 2026 di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Jumat.

Upacara tersebut dipimpin Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. Kehadiran para purnawirawan mempertemukan sejumlah generasi pimpinan Polri dalam satu rangkaian peringatan.

Baca JugaAda Apa dengan Propam Polda Sulsel? SP2HP Terbit April, Baru Diterima Pelapor Juni, Dugaan Pelanggaran Etik Kanit Laka Polres Sinjai Terungkap

Mantan Kapolri dan Wakapolri yang hadir antara lain Jenderal Polisi (Purn) Drs. Roesmanhadi, S.H., M.M., M.H.; Jenderal Polisi (Purn) Drs. H. Bambang Hendarso Danuri, M.M.; Komjen Pol. (Purn) Drs. Adang Daradjatun; Komjen Pol. (Purn) Drs. R. Makbul Padmanagara; serta Komjen Pol. (Purn) Drs. Oegroseno, S.H.

Sejumlah purnawirawan perwira tinggi dari unsur PP Polri dan PKBB juga hadir. Mereka mengikuti upacara bersama jajaran pimpinan dan personel Polri yang masih aktif.

Hari Juang Polri diperingati setiap 21 Agustus. Peringatan tersebut berkaitan dengan Proklamasi Polisi di Surabaya pada 21 Agustus 1945 yang melibatkan Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin bersama anggota Polisi Istimewa.

Peristiwa tersebut menjadi bagian dari sejarah perjuangan kepolisian setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Polisi Istimewa saat itu menyatakan kesetiaan kepada Republik Indonesia dan mengambil sikap mempertahankan kemerdekaan.

Baca JugaPN Sinjai Batalkan SP3 dalam Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Sinjai Selatan, Orang Meninggal Dijadikan Tersangka

Di Jakarta, peringatan tahun ini memperlihatkan pertemuan lintas generasi dalam tubuh Polri. Para mantan pimpinan hadir bersama generasi yang kini menjalankan tugas kepolisian.

Kehadiran tersebut juga menunjukkan kesinambungan perjalanan institusi dari satu periode kepemimpinan ke periode berikutnya. Para purnawirawan membawa pengalaman dari masa tugas masing-masing, sementara personel aktif menghadapi tantangan keamanan yang terus berkembang.

Tantangan tersebut mencakup perubahan sosial, perkembangan teknologi, dinamika keamanan, serta tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian. Di tengah perubahan itu, tugas menjaga keamanan, melindungi masyarakat, menegakkan hukum, dan memberikan pelayanan tetap menjadi bagian dari tanggung jawab kepolisian.

Pada waktu yang sama, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memimpin Upacara Hari Juang Polri di Monumen Polisi Istimewa, Surabaya, Jawa Timur.

Surabaya menjadi lokasi yang memiliki kaitan langsung dengan sejarah Proklamasi Polisi pada 21 Agustus 1945. Peringatan di kota tersebut mengangkat kembali akar sejarah perjuangan Polisi Istimewa.

Sementara itu, kegiatan di Mabes Polri, Jakarta, memperlihatkan pertemuan para pimpinan dan senior Polri dari berbagai periode. Kedua kegiatan tersebut berlangsung dalam rangkaian peringatan Hari Juang Polri 2026.

Peringatan Hari Juang Polri juga digelar jajaran Polda di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penghormatan terhadap sejarah kepolisian sekaligus pengingat atas tugas yang diemban personel Polri saat ini.

Untuk institusi kepolisian, perjalanan sejarah melibatkan banyak generasi dengan tantangan berbeda. Peringatan tersebut mempertemukan pengalaman masa lalu dengan pelaksanaan tugas kepolisian pada masa sekarang.

Kehadiran para purnawirawan dalam upacara juga memperlihatkan hubungan lintas generasi dalam keluarga besar Polri.

Mereka yang pernah memimpin institusi pada periode berbeda kini berada di luar struktur kedinasan aktif. Namun, pengalaman dan perjalanan pengabdian mereka tetap menjadi bagian dari sejarah institusi.

Hari Juang Polri 2026 persisnya adalah bagian dari perjalanan panjang Polri melalui kehadiran para pemimpin dari berbagai masa.

Sejarah menjadi bagian dari identitas institusi, sedangkan pelaksanaan tugas saat ini menjadi tanggung jawab generasi yang sedang berdinas. Keduanya bertemu dalam satu peringatan Hari Juang Polri.

.

Penulis : Mas Abu
Editor    : Zamroni
Foto      : Divhumas Polri.