WONOGIRI,  INSERTRAKYAT.COM– Kobaran api yang membakar kawasan Alas Kethu, Kabupaten Wonogiri, menjadi skenario utama dalam latihan gabungan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang digelar Kodim 0728/Wonogiri bersama lintas instansi, Kamis (16/7/2026). Latihan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla di tengah cuaca panas yang melanda wilayah Wonogiri selama sebulan terakhir.

Berikut tujuh fakta dari latihan gabungan penanganan Karhutla di Wonogiri.

1. Digelar di kawasan Alas Kethu

Latihan gabungan berlangsung di kawasan Alas Kethu, Kabupaten Wonogiri, Kamis (16/7/2026). Lokasi tersebut dipilih sebagai area simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan.

BACA JUGA :  Polsek Herlang Gelar Jumat Curhat, Warga Desa Tugondeng Sampaikan Keluhan Soal Pencurian

2. Antisipasi ancaman Karhutla saat musim kemarau

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi TNI untuk menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan serta kebakaran di kawasan permukiman. Langkah tersebut dilakukan menyusul tingginya cuaca panas di wilayah Wonogiri selama satu bulan terakhir.

3. Libatkan lintas instansi

Latihan menitikberatkan pada sinergi antarinstansi dengan melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, SAR, Dinas Kesehatan, pemadam kebakaran, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

4. Materi latihan mencakup teori dan simulasi

Peserta mendapatkan materi berupa penyuluhan pencegahan Karhutla kepada masyarakat, penyiapan posko darurat, teknik pemadaman kebakaran hutan dan lahan, evakuasi cepat korban, hingga pemulihan pascabencana melalui penghijauan kembali di lokasi terdampak.

BACA JUGA :  Fit and Proper Test 2026 Badilag Diikuti 211 Peserta, Siapkan Pemimpin Pengadilan Agama Berintegritas

5. Simulasi evakuasi di medan sulit

Salah satu rangkaian latihan yang menjadi perhatian adalah simulasi pemadaman api dan evakuasi korban di kawasan yang sulit dijangkau kendaraan. Simulasi dilakukan dengan skenario kondisi hutan dan lahan milik Perhutani.

6. Latihan untuk meningkatkan kemampuan personel

Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melalui Pasiops Kapten Inf Suraji mengatakan, latihan gabungan bertujuan meningkatkan kemampuan teknis prajurit dan personel gabungan dalam menghadapi potensi Karhutla selama musim kemarau.

BACA JUGA :  Pangdam Kasuari Lantik 480 Prajurit Baru

“Latihan gabungan ini kita gelar orientasinya tidak hanya meningkatkan kemampuan teori semata, namun lebih kepada penguasaan teknik penanggulangan bencana, serta memperkuat soliditas koordinasi lintas sektor,” ujarnya.

7. Perkuat peran TNI dalam mitigasi bencana

Menurut Pasiops, latihan tersebut sekaligus mempertegas peran aktif TNI dalam mendukung upaya mitigasi bencana demi keselamatan masyarakat di wilayah Kabupaten Wonogiri.

Informasi ini diterima InsertRakyat.com melalui Pasiops Kodim 0728/Wonogiri dalam rilis kegiatan latihan gabungan penanganan Karhutla yang diterbitkan pada 16 Juli 2026.

(Gus/Gus).