SRAGEN, INSERTRAKYAT.com — Memasuki puncak musim kemarau, Koramil 02/Karangmalang Kodim 0725/Sragen bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa memperkuat koordinasi dalam mengantisipasi potensi bencana serta gangguan keamanan lingkungan. Upaya tersebut dilakukan melalui Rapat Koordinasi (Rakoor) Bayan dan Kepala Lingkungan (Kaling) se-Kecamatan Karangmalang yang dihadiri Batituud Koramil 02/Karangmalang, Pelda Budi Santoso.

Rakoor digelar sebagai langkah menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, aparat kewilayahan, bayan, serta kepala lingkungan. Forum ini membahas berbagai langkah pencegahan menghadapi dampak musim kemarau, mulai dari potensi kebakaran lahan dan permukiman, krisis air bersih, hingga kemungkinan gangguan ketertiban masyarakat.

BACA JUGA :  DPRD Bengkalis Desak Disperindag Tambah Kuota Barcode Pertalite dan Solar, Warga Masih Sulit Akses BBM

Dalam kesempatan tersebut, Pelda Budi Santoso menegaskan bahwa bayan dan kepala lingkungan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Menurutnya, koordinasi lintas sektor perlu terus ditingkatkan agar setiap potensi permasalahan dapat dideteksi dan ditangani sejak dini.

“Musim kemarau menuntut kewaspadaan seluruh elemen masyarakat. Kami mengajak bayan dan kepala lingkungan aktif mengedukasi warga agar tidak membakar sampah atau lahan sembarangan, menggunakan air secara bijak, serta segera melaporkan apabila muncul potensi kebakaran maupun persoalan lain di wilayah,” tegas Pelda Budi Santoso.

BACA JUGA :  51 Jukir Liar Ditangkap! Operasi Premanisme Polres Parepare Didukung Brimob Polda Sulsel

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, bayan, dan kepala lingkungan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mempercepat penanganan apabila terjadi kondisi darurat.

Koordinasi yang diperkuat melalui Rakoor diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi musim kemarau. Selain meminimalkan risiko kebakaran dan krisis air bersih, langkah tersebut juga bertujuan menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan melalui keterlibatan aktif seluruh unsur di tingkat desa.

Forum berlangsung secara interaktif dengan membahas sejumlah langkah preventif yang dapat diterapkan di lingkungan masing-masing. Beberapa di antaranya meliputi peningkatan patroli lingkungan, penyebaran informasi kepada masyarakat mengenai potensi risiko musim kemarau, serta penguatan budaya gotong royong sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana.

BACA JUGA :  Camat Herlang Sambangi Kades Desa Pataro, Bahas Dua Isu Strategi

Melalui koordinasi yang berkelanjutan, seluruh pihak diharapkan dapat terus memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai potensi dampak musim kemarau. Peran aktif masyarakat bersama aparat kewilayahan menjadi bagian penting dalam mendukung deteksi dini, pencegahan, dan penanganan apabila terjadi keadaan darurat di wilayah Kecamatan Karangmalang.
.

Penulis : Agus Kemplu
Editor   : Zamroni