PT. Bank Aceh Syariah baru – baru ini berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari KAP Heliantono & Rekan atas audit laporan keuangan tahun buku 2025. WTP ini menegaskan kepatuhan Bank Aceh terhadap standar pelaporan keuangan yang berlaku. Sabtu, (28/2).

Manajemen Bank Aceh menerima Laporan Hasil Audit (LHA) di Gedung Action Center Banda Aceh, Jumat. Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, menyatakan capaian tersebut memperkuat kepercayaan publik dan seluruh pemangku kepentingan.

BACA JUGA :  Sinjai Expo 2026 Dibuka, Sekda Dorong UMKM Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

“Integritas laporan keuangan menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik,” ujar Fadhil.

Fadhil Ilyas menegaskan konsistensi opini WTP mencerminkan penerapan Good Corporate Governance (GCG) yang kuat, dengan tata kelola berbasis transparansi dan akuntabilitas dalam seluruh proses bisnis.

Bank Aceh juga melibatkan layanan digital melalui pengembangan Action Mobile Bank Aceh serta peresmian ATM Drive Thru pertama di Taman Riyadhah, Kota Lhokseumawe, untuk meningkatkan akses layanan.

BACA JUGA :  Era ASR, Pemda Sultra Hidupkan UMKM dan Swasta, Ini Harapan Tito Karnavian

“Bank Aceh memfokuskan langkah 2026 pada penguatan sektor produktif dan UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah yang berkelanjutan,” kuncinya.