Di tengah menghangatnya dinamika terkait aktivitas Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan pengaturan terminal khusus di Pelabuhan Dumai, Kepala KSOP Kelas I Dumai, Capt. Diaz, tampil dengan pendekatan persuasif demi menjaga stabilitas dan kondusivitas dunia kepelabuhanan.

Melalui komunikasi terbuka dan dialog bersama seluruh pemangku kepentingan, Capt. Diaz menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi yang tetap mengedepankan aturan, namun tidak mengabaikan kepentingan para pekerja maupun keberlangsungan investasi di Kota Dumai.

Komitmen tersebut terlihat saat dirinya menghadiri rapat koordinasi yang difasilitasi DPRD Kota Dumai pada Rabu (20/05). Dalam forum itu, berbagai persoalan terkait ketenagakerjaan dan tata kelola terminal dibahas secara terbuka guna mencari jalan tengah yang terbaik bagi semua pihak.

Sebagai langkah konkret, pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk menunda sementara pelaksanaan surat pemberitahuan terkait operasional terminal khusus. KSOP juga berkomitmen melakukan sosialisasi lanjutan dengan melibatkan seluruh unsur terkait guna merumuskan formulasi terbaik bagi terminal umum serta keberlangsungan tenaga kerja bongkar muat.

“Pelabuhan adalah milik bersama. Karena itu, semua pihak harus saling mendukung agar aktivitas tetap berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Capt. Diaz.

Ia menekankan pentingnya rasa memiliki bersama terhadap pelabuhan sebagai salah satu urat nadi perekonomian Kota Dumai.

Sikap tenang dan komunikatif yang ditunjukkan Capt. Diaz pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Kehadirannya dinilai mampu meredam kekhawatiran publik sekaligus menjaga situasi tetap kondusif di tengah dinamika yang berkembang.

Kini, dengan semangat kolaborasi antara KSOP, DPRD, aparat keamanan, TKBM, aliansi buruh, dan pihak perusahaan, harapan untuk menghadirkan solusi jangka panjang yang adil, berkelanjutan, dan menyejahterakan masyarakat Dumai semakin terbuka lebar.

 

(Sri – INSERTRAKYAT.COM)