Kajian Akademik dan Jaringan Intelektual Indonesia (KAJI Indonesia) gelar aksi Demontrasi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan. KAJI menyoal indikasi penyimpangan Proyek Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang yang bersumber dari APBN tahun 2025 dengan nilai Rp93 Miliar pada kegiatan rehabilitasi irigasi (DI) di Kabupaten Sinjai.

Baca Juga :  Belum Ditindaklanjuti, Aktivis Siap Demo Desak Itjen Kemendagri Usut Dugaan Fee Proyek Rp900 Juta

Ketua Umum KAJI inisial A mendesak KPK untuk turun melakukan pemeriksaan terhadap pihak terkait. KAJI disambut oleh KPK saat menggelar aksi pada Rabu (13/5). Dua orang pegawai Kantor KPK lalu berdialog dengan pihak KAJI. KPK menegaskan akan menindaklanjuti aspirasi KAJI. Aksi Demontrasi kemudian bubar dengan tertip.

Sebelumnya pada saat aksi demontrasi berlangsung di KPK, KAJI menggunakan mobil komando dan membentang spanduk. Petugas keamanan dari Polri memberikan pengawalan ketat.

Baca Juga :  Ini Kata KPK Soal Penyimpangan Proyek Irigasi Rp93 Miliar di Sinjai

Terbaru pada Ahad (17/5/2026) KAJI menegaskan akan menggelar aksi Jilid II di KPK. Untuk mendesak dan mempertanyakan kinerja KPK dalam menindaklanjuti aspirasi sebelumnya yang telah disuarakan pada Rabu.

Adapun proyek tersebut dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero).