Budhi Setyawan, atau Buset, penyair kelahiran Purworejo yang sangat menyukai musik rock. Buku puisi terbarunya yang ke-8 terinspirasi dari menyimak lagu-lagu rock instrumental, terutama dari musisi gitaris rock dunia. Buku puisi tersebut berjudul Progresif sejak dalam Kandungan (2025). Saat ini mengelola komunitas Forum Sastra Bekasi (FSB) dan Kelas Puisi Bekasi (KPB), serta memulai bikin acara Podcast Sastra Buset yang berisi wawancara dengan sastrawan yang diunggah di akun Youtube. Akun Instagram: busetpurworejo. Bekerja sebagai dosen di kampus Politeknik Keuangan Negara STAN, Tangerang Selatan. Saat ini tinggal di Bekasi, Jawa Barat, Indonesia.

Mata Bubu

matamu bubu
di aliran sungai waktu
dan aku ikan yang masuk
dalam arus jernih dari lubuk

lalu terbit lingkar getar suar
kirimkan alamat diam diam
berkecipak menyuluh malam

Tangerang Selatan, 11 Februari 2026

Mata Bulan

matamu sepasang purnama
siramkan bulir cahaya
balurkan silam keheningan

aku jalanan kecil berliku
di antara pepohonan dan perdu
menadah pendar teduhmu

Tangerang Selatan, 20 Februari 2026

Mata Taman

matamu taman
dengan aneka pohon bunga
sepanjang waktu mekarkan pagi

aku seekor kupu kupu
di lingkar harum penyerbukan
rumah bagi batin percakapan

Tangerang Selatan, 26 Februari 2026

Mata Kebun

matamu kebun
dengan bermacam pepohonan
ramah menyapa uluran cuaca

aku seekor capung
betah untuk selalu berkunjung
hinggap di reranting gembira

Tangerang Selatan, 26 Februari 2026

Mata Danau

matamu danau
tempatku gemar menyelam
mencari hening keberadaan

kejernihan teramat tekun
kirimkan sejuk kedalaman makna
tanpa perlu banyak bicara

Tangerang Selatan, 26 Februari 2026

Mata Hutan

matamu hutan
lebat merawat rahasia
alur silsilah masa depan

aku seorang perambah
menyusur alur mimpi berliku
di bawah dahan dahan kehidupan

Tangerang Selatan, 26 Februari 2026

Mata Langit

matamu langit
menampung kesadaran diri
di keluasan rekah semesta

aku rajin bercermin
di kedalaman sunyi
pantulkan usapan jauh dekat

Tangerang Selatan, 26 Februari 2026

Mata Buku

matamu buku
menyatukan lembar halaman
lebih dari seribu pengetahuan

aku seorang pembaca
tak usai usai menafsir
himpunan makna yang berledakan

Tangerang Selatan, 26 Februari 2026

Mata Lagu

matamu lagu
merawat sekumpulan nada
bertunas dari letupan deru

aku penyimak partitur
yang terus mengalir lirih
terus mengalun sepanjang umura

Tangerang Selatan, 26 Februari 2026

Ilustrasi laman Sajak diolah tim redaksi BILIK ELIPSIS menggunakan teknologi kecerdasan buatan.

Catatan Redaksi:
BILIK ELIPSIS adalah ruang sastra yang dikelola Majalah Digital elipsis bersama Sekolah Menulis elipsis bekerja sama dengan koran digital InserRakyat.com. Terbit setiap pekan, menayangkan cerpen, puisi, dan esai terkurasi. Kirim naskah ke BILIK ELIPSIS via surel: majalahelipsis@gmail.com.

 Muhammad Subhan