SINJAI, INSERTRAKYAT.COM – Hujan lebat mengguyur Kabupaten Sinjai sejak Sabtu malam. Kondisi ini memicu banjir di tiga kelurahan Kecamatan Sinjai Utara pada Minggu pagi. Debit Sungai Tangka dan Sungai Bontompare meluap drastis. Akibatnya, air merendam ratusan rumah warga dengan ketinggian hingga satu meter.
Analis Kebencanaan BPBD Kabupaten Sinjai, Andi Oktave, mengonfirmasi dampak banjir tersebut. “Banjir merendam sejumlah fasilitas umum dan perkantoran, termasuk RSUD Sinjai, Kantor BPBD, dan Kodim 1424 Sinjai,” ujarnya. Fasilitas sekolah seperti SMA 5 Sinjai pun turut terendam. Selain itu, dua pohon trambesi tumbang menimpa Perumahan Pengadilan Negeri Sinjai.
Andi Oktave memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian material warga dan pemerintah masih dalam pendataan. Saat ini, petugas BPBD terus berkoordinasi dengan kepolisian serta TNI di lapangan.
Warga dan pegawai kini mulai membersihkan material sisa banjir. Meski air di beberapa ruas jalan belum surut, situasi terpantau kondusif. BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
(Ari/Ari)































