SINJAI, INSERTRAKYAT.com – Penanganan terhadap warga terdampak bencana merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam menjamin perlindungan sosial dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Lebih jauh diketahui bahwa, amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana yang menegaskan bahwa penyelenggaraan penanggulangan bencana dilaksanakan secara cepat, tepat, terkoordinasi, dan berorientasi pada pemulihan kondisi masyarakat terdampak.
Sebagai bentuk pelaksanaan tanggung jawab tersebut, Pemerintah Desa Terasa, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, menyalurkan bantuan kepada Mustakin (45), warga Dusun Laha-Laha yang rumahnya mengalami kebakaran pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 23.40 WITA.
Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Desa Terasa, Nasse, S.Ag, berupa 20 lembar seng ukuran 10 kaki dan 2 kilogram paku untuk mendukung proses rehabilitasi rumah yang terdampak kebakaran. Selain itu, korban juga menerima bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Sinjai berupa bahan pangan, minyak goreng, handuk, selimut, kasur, dan tenda sebagai pemenuhan kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang sehingga belum dapat dipastikan. Sementara itu, kerugian material akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.
Penyaluran bantuan turut dihadiri Ketua BPD Desa Terasa, Imran, S.Hum., Kepala Seksi Kesejahteraan Desa Terasa Muh. Saleh, perangkat desa, serta masyarakat Dusun Laha-Laha yang memberikan dukungan kepada korban.
Kepala Desa Terasa, Nasse, S.Ag., mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap warga yang mengalami musibah sekaligus wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Musibah ini tentu menjadi duka bagi kita semua. Pemerintah Desa Terasa berupaya hadir secepat mungkin untuk membantu meringankan beban korban. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak sekaligus mendukung percepatan pembangunan kembali rumah yang terbakar,” ujar Kades Nasse, kepada Insertrakyat (6/7).
Beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memelihara semangat gotong royong sebagai kekuatan sosial dalam membantu warga yang tertimpa musibah.
“Pemerintah mengapresiasi partisipasi masyarakat yang turut memberikan bantuan dan dukungan kepada korban. Solidaritas seperti ini perlu terus dipertahankan sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan dalam menghadapi setiap musibah,” lanjutnya.
Pemerintah Desa Terasa juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik, penggunaan api, dan peralatan rumah tangga dalam kondisi aman guna mengurangi risiko terjadinya kebakaran di lingkungan permukiman. (*)



















