BOGOR INSERTRAKYAT.COM– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menghadiri Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara yang digelar di Lapangan Satuan Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sejumlah pejabat tinggi negara tampak hadir dalam peringatan tersebut, di antaranya Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto dan Akhmad Wiyagus, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta jajaran Kabinet Merah Putih dan pejabat terkait lainnya.
Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menyapa satu per satu tamu undangan, termasuk para mantan Kapolri yang hadir. Salah satunya adalah Mendagri Muhammad Tito Karnavian yang pernah menjabat sebagai Kapolri pada periode 2016–2019.
“Jenderal Polisi Purnawirawan Muhammad Tito Karnavian, Kapolri 2016–2019,” sapa Presiden Prabowo di hadapan peserta upacara.
Presiden kemudian menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia. Menurutnya, tema “Polri untuk Masyarakat” mencerminkan jati diri sekaligus arah pengabdian yang harus terus menjadi pedoman setiap insan Bhayangkara.
“Tema peringatan tahun ini, ‘Polri untuk Masyarakat’ adalah sangat tepat. Ini adalah jati diri, ini adalah arah pengabdian, ini adalah dan harus terus menjadi kompas moral setiap insan Bhayangkara,” ujar Presiden.
Usai upacara inti, Presiden Prabowo bersama Panglima TNI maju ke depan barisan pasukan untuk menerima Penganugerahan Medali Keamanan dan Keselamatan Publik atau Loka Praja Samrakshana yang disematkan langsung oleh Kapolri.
Rangkaian peringatan dilanjutkan dengan berbagai atraksi dan demonstrasi kemampuan personel Polri, mulai dari penampilan Drum Corps Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian, atraksi kolone senapan, simulasi penyelamatan sandera, terjun payung, hingga aksi trail cross jumping yang dipadukan dengan smoke bomb.
Setelah defile pasukan berakhir, acara ditutup dengan syukuran Hari Bhayangkara ke-80. Dalam prosesi tersebut, Presiden Prabowo melakukan pemotongan tumpeng yang kemudian diserahkan kepada Kapolri sebagai simbol rasa syukur dan penghargaan atas pengabdian Polri kepada bangsa dan negara.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas keamanan nasional demi mendukung pembangunan Indonesia.
(AGY) Follow Berita Insertrakyat di whatsapp channel











