JAKARTA, INSERTRAKYAT.com — Sosok diri Ajun Komisaris Besar Polisi atau AKBP Harry Azhar, S.H., S.Ik., M.H., sudah tidak asing di tengah masyarakat nasional. Nama dan rekam jejak pengabdiannya dikenal luas dalam institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Saat ini, Harry Azhar tengah menyiapkan diri untuk melanjutkan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara serta pelayan masyarakat dengan mengemban jabatan sebagai Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri.

Penempatan tugas AKBP Harry Azhar di Markas Besar (Mabes) Polri, Jalan Trunojoyo Nomor 3, Selong, Jakarta Selatan, tersebut ditandai dengan terbitnya Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781/A/XII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025.

Sebelumnya, AKBP Harry Azhar menjabat sebagai Kapolres Sinjai, menggantikan AKBP Ferry Nur Abdullah sejak 8 Juni 2024.

Tercatat memimpin Mapolres Sinjai selama lebih dari satu tahun, AKBP Harry Azhar kemudian digantikan oleh AKBP Jamal Fathur Rakhman, yang juga merupakan mantan Kasat Reskrim Polrestabes Makassar dan Kasubbid Paminal Bidpropam Polda Bangka Belitung.

Perjalanan kepemimpinan AKBP Harry Azhar selama lebih dari satu kalender di Kabupaten Sinjai tidak terlepas dari perhatian publik dan masyarakat luas, seiring dengan dinamika keamanan serta penegakan hukum yang berlangsung di wilayah tersebut.

Lalu, apa saja informasi yang menarik perhatian publik dan menjadi perbincangan hangat masyarakat yang berkaitan dengan sembilan ( 9 ) rahasia besar AKBP Harry Azhar. Seluruhnya dinilai berkorelasi dengan topik POLRI UNTUK MASYARAKAT dan pernyataan yang disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., pada akhir tahun 2025.

Adapun diketahui, (sebelumnya,-red), Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 persepsi publik terhadap kinerja Polri menunjukkan penguatan yang konsisten. Hal tersebut tercermin dari berbagai hasil survei independen, baik di tingkat global maupun nasional.

Dalam pemaparannya pada Rilis Akhir Tahun 2025 di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa, Kapolri menyebutkan laporan The Global Safety Report 2025 yang diterbitkan Gallup menempatkan Indonesia pada skor 89 dalam law and order index. Indeks tersebut menggambarkan tingkat rasa aman masyarakat serta tingkat kepercayaan terhadap aparat penegak hukum. Sementara itu, pada indikator keamanan berjalan sendirian di malam hari, sebanyak 83 persen responden menyatakan merasa aman, yang menempatkan Indonesia pada peringkat ke-25 dari 144 negara. Maka tak heran jika Polri dinobatkan sebagai Institusi yang sangat memberikan kontribusi dan dukungan terhadap pembangunan nasional melalui sektor ketertiban umum.

Menurut Kapolri, temuan tersebut menegaskan bahwa stabilitas keamanan nasional berada dalam kondisi terkendali dan dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Di dalam negeri, penguatan kepercayaan publik itu juga tercermin dalam survei Litbang Kompas edisi November 2025. Hasil survei menunjukkan Polri masuk dalam jajaran tiga besar lembaga negara dengan tingkat kepercayaan publik tertinggi. Bahkan, di antara institusi penegak hukum, Polri menempati posisi teratas dengan tingkat kepercayaan mencapai 78,2 persen. Bukan tajuk biasa POLRI UNTUK MASYARAKAT.

Dan berikut inilah sembilan ( 9 ) rahasia besar tMapolres Sinjai pada era kepemimpinan Kapolres Sinjai AKBP Harry Azhar yang berhasil dirangkum InsertRakyat.com.

1. Pilkada 2024 Damai dan Sejuk

Pesta Demokrasi atau Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, khususnya di Bumi Parita Kitta, sebutan untuk Kabupaten Sinjai, menjadi fokus perhatian AKBP Harry Azhar di sektor keamanan dan netralitas.

Berbagai tahapan Pilkada hingga puncaknya pada 27 November 2024 mendapatkan pengawalan dan pengamanan dari Polres Sinjai secara profesional dan bertanggung jawab, sehingga pesta rakyat ini berjalan dengan aman, damai, dan sejuk. Empat pasangan calon turut bertarung, salah satunya adalah pasangan terpilih Hj. Ratnawati Arif dan Andi Mahyanto Mazda, yang kini menjabat Bupati dan Wakil Bupati Sinjai.

Berdasarkan keterangan AKBP Harry Azhar saat dikonfirmasi terkait jumlah personel yang diterjunkan, pengamanan pada masa kampanye akbar tidak jauh berbeda dengan jumlah saat debat kandidat maupun pemungutan suara. “Jumlah personel sebanyak 250 yang tersebar di berbagai kecamatan,” tegas AKBP Harry Azhar.

Dua hari sebelum pemungutan suara, AKBP Harry Azhar memimpin pengecekan kesiapan personel di Mapolres Sinjai, Senin 25 November. Berkat pengamanan yang ketat dari personel Polres Sinjai, seluruh rangkaian Pilkada hingga pasca pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sinjai pada 2025 berlangsung aman, kondusif, dan sejuk.

Rahasia keberhasilan ini, menurut AKBP Harry Azhar, adalah keterlibatan aktif dirinya bersama jajaran dalam melakukan dialog dengan masyarakat. Upaya tersebut bertujuan mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif di setiap lingkungan masyarakat.

2. Tranformasi dan, Apresiasi Hingga Penghargaan

Polres Sinjai sejak berdiri sekitar era 1952 telah dipimpin oleh sejumlah Kapolres, salah satunya adalah AKBP Harry Azhar.

Tercatat lebih dari satu tahun AKBP Harry Azhar menjabat Kapolres Sinjai dengan berbagai penghargaan yang diperoleh hingga berhasil melakukan transformasi terhadap Mapolres Sinjai dengan berhasil meraih predikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI WBK) Tahun 2025. Peraihan WBK ini tercatat satu – satunya di Wilayah hukum Sulawesi Selatan, berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor: Kep/1990/XII/2025 tertanggal 29.

Sebelumnya, Kapolres Sinjai, AKBP Harry Azhar juga mendapat sorotan positif, dalam bidang pengelolaan keuangan negara. Tidak tanggung-tanggung, empat penghargaan bergengsi sekaligus berhasil diraih dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sinjai.

Penyerahan penghargaan dilakukan pada Kamis, 31 Juli 2025, di ruang kerja Kapolres Sinjai. Kepala KPPN Sinjai, Suhartono, menyerahkan langsung empat penghargaan kepada Kapolres Sinjai, AKBP Harry Azhar. Capaian ini meliputi Juara 1 Satuan Kerja Terbaik Kategori Pagu Besar, Juara 1 Nilai IKPA Maksimal Semester I Tahun Anggaran 2025, Juara 2 Transaksi Digipay, dan Juara 3 Transaksi CMS.

Pada kesempatan itu, Kapolres Sinjai, AKBP Harry Azhar, menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini adalah hasil kerja profesional [seksi], dan budaya kerja yang tertib dan patuh regulasi. Seksi Keuangan Polres Sinjai, di bawah kepemimpinan Ipda Aswin, S.H., M.M.

Tak hanya dibidang pengelolaan keuangan, sejumlah penghargaan juga diterima Mapolres Sinjai dari berbagai Instansi vertikal, atas capaian dibidang Kamtibmas dan kehumasan, yang inilah semua sebagai bentuk apresiasi terhadap Institusi Polri (Mapolres Sinjai) dan dedikasi kepemimpinan AKBP Harry Azhar.

Menyusul penghargaan yang diberikan oleh Kepala Rutan Sinjai, Darman Syah kepada Kapolres Sinjai, sebanyak 29 personel Polres Sinjai dan jajaran polsek juga menerima penghargaan atas dedikasi, loyalitas, disiplin, dan prestasi kerja dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif, M.Si, sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap kontribusi personel kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta mendukung pelaksanaan tugas Polri yang berorientasi pada prinsip Presisi.

Salah satu penerima penghargaan, Briptu Muh. Azhar Azis, menyampaikan bahwa apresiasi tersebut menjadi pemacu untuk terus bekerja secara disiplin, bertanggung jawab, dan profesional sebagai anggota Polri.

Empat penghargaan dari KPPN Sinjai menjadi pengakuan formal atas prinsip tersebut. Namun, bagi Kapolres Sinjai itu, penghargaan administratif bukan tujuan akhir. Ukuran keberhasilan sejati, menurutnya, adalah kepercayaan publik yang tetap terjaga.

“Semua penghargaan akan kehilangan makna jika masyarakat tidak merasa aman,” ujarnya suatu sore, usai apel di halaman Mapolres Sinjai.

Memasuki akhir 2025, nama AKBP Harry Azhar tercatat sebagai salah satu figur dalam perjalanan institusional Polres Sinjai. Ia tidak hanya mengubah pola kerja internal, tetapi juga perlahan memperbaiki cara pandang publik terhadap aparat kepolisian.

Harry membangun kepercayaan melalui kinerja. Menegakkan disiplin tanpa menanggalkan sisi manusiawi. Dari ruang keuangan yang dipenuhi dokumen pertanggungjawaban, hingga ruang publik yang kerap riuh oleh dinamika aspirasi masyarakat, jejak kepemimpinannya menunjukkan satu pesan ialah amanah harus dijaga.

Dalam catatan kecil sejarah kepolisian daerah, Sinjai akan mengingat satu nama, ialah AKBP Harry Azhar Hasry, Kapolres yang memaknai jabatan sebagai tanggung jawab, bukan privilese (keistimewaan). Ia berhasil memberikan rasa aman kepada masyarakat hingga melewati momen 1 September.

DPRD Sinjai menilai hal ini sebagai bukti kepemimpinan yang berimbang, tegas tanpa kekerasan, humanis tanpa kehilangan wibawa. Pada 23 September 2025, di ruang tamu Ketua DPRD Andi Jusman, dengan dihadiri oleh Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif, penghargaan resmi diberikan oleh Ketua DPRD Sinjai kepada AKBP Harry Azhar.

Lengkapnya, pada 2025, dari kalangan aktivis Mahasiswa dan Organisasi Pers, Kapolres Sinjai juga menerima penghargaan dari dua arah tersebut.
Baik dari Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai, AMJ-RI dan SMSI penghargaan diterima oleh Kapolres AKBP Harry Azhar.

Kendati demikian, di lini keamanan dan aduan Masyarakat, Mapolres Sinjai juga menyediakan layanan 110.

3. Otomotif, Sosial, dan Religius

Berangsur kepemimpinan AKBP Harry Azhar dari tahun 2024 dengan berbagai aspirasi dan masukan dari lini pencinta otomotif pada awal 2025. AKBP Harry Azhar lalu menggelar Kejuaraan Kapolres Cup Drag Bike Championship 2025 yang digelar di Jln Persatuan Raya, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, pada 18–19 Januari.

Di sana, mempertemukan pembalap dari berbagai daerah, menerapkan standar keselamatan ketat, mendorong pembinaan atlet otomotif, menekan balap liar, serta menggerakkan ekonomi lokal melalui kolaborasi kepolisian dan komunitas setempat.

Selain itu, Kapolres Sinjai sering terlibat dalam kegiatan motor trail, baik sebagai peserta latihan bersama (Latber) maupun untuk kunjungan dinas ke daerah terpencil, menunjukkan gaya kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat (POLRI UNTUK MASYARAKAT).Pada September 2025, Kapolres Sinjai ikut serta dalam Latber Jelajah Alam Sinjai Bersatu yang dilepas oleh Wakil Bupati Sinjai, di Alun – Alun Kota Sinjai dengan melibatkan 800 rider.

“Event motor trail dan keterlibatan Kapolres Sinjai bukan hanya soal hobi, namun juga menjadi bagian dari strategi pendekatan kepolisian kepada masyarakat, mencintai alam Sinjai, dan kegiatan sosial yang humanis,” bunyi keterangan Kasi Humas Polres Sinjai, Iptu Agus Santoso.

Dalam kegiatan sosial, Kapolres Sinjai AKBP Harry Azhar acap kali turun langsung memberika dukung moril kepada masyarakat yang membutuhkan dukungan dan perhatian sesama.

Terlepas dari kegiatan formal bertajuk Program Peduli seperti penyaluran dana bantuan untuk tempat ibadah dan penyerahan bantuan sosial untuk masyarakat dengan dana yang bersumber dari kotak amal setiap Senin dan Kamis oleh Polres Sinjai. AKBP Harry Azhar juga sempat memberikan perhatian dan bantuan terhadap sejumlah masyarakat yang membutuhkan. AKBP Harry Azhar bahkan disebut sebagai sosok diri yang dermawan.

Pada 11 September 2025, AKBP Harry Azhar memborong dagangan seorang Ibu Rumah Tangga bernama Winarni di Jalan Agus Salim, Kecamatan Sinjai Utara. Ia lalu membagikan kepada masyarakat. Momen ini bersamaan dengan kunjungan AKBP Harry Azhar ke kediaman Syerli seorang anak dengan usia tujuh tahun.

Serly tidak dapat beraktivitas seperti anak pada umumnya, ia menderita sakit sejak beberapa tahun dengan penyakit lumpuh layu.

Dari rumah Serly, AKBP Harry Azhar kemudian tanpa sengaja meletakkan fokus pada satu bangunan kecil berupa kios dagangan campuran. Di sana Winarni sedang menunggu pembeli.

AKBP Harry Azhar yang menyambangi kios, kemudian bertanya kepada Winarni terkait dengan aktivitas dagangannya. Diakuinya, sejak beberapa hari terakhir, sepi pembeli. Dari situ mulanya, AKBP Harry Azhar memborong dagangan Winarni lalu meminta agar dibagikan kepada warga setempat.

Winarni terharu dan menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa syukur. “Terima kasih banyak, dan Alhamdulillah. Semoga bapak (AKBP Harry Azhar,-red) sehat dan sukses selalu,” ucapan Winarni yang dikutip InsertRakyat.com.

Lalu bagaimana dengan Serly-?.

Ketika ditanya terkait dengan hal tersebut, Iptu Agus Santoso menjelaskan bahwa, AKBP Harry Azhar telah memerintahkan kepada tim Dokkes Polres Sinjai untuk melakukan pemeriksaan terhadap Serly. Pemeriksaan juga dilakukan saat Kapolres Sinjai berkunjung ke rumah Serly bersama dengan Ibu Bhayangkari Cabang Sinjai.

Berselang sepekan, Serly kemudian mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah daerah. Ia mendapatkan perawatan di RSUD Sinjai, pada Kamis, (18/9/2025).

Syerly adalah anak keempat Dg Tammu,  warga Kelurahan Biringere. Ia juga membesarkan lima anak seorang diri sejak istrinya meninggal setahun lalu.

Sebelumnya, Polres Sinjai menurunkan Tim Dokkes memeriksa Syerly serta menyalurkan vitamin, sembako, dan tali asih beberapa waktu lalu. “Ini adalah wujud kepedulian polri terhadap masyarakat yang membutuhkan,” ucap AKBP Harry Azhar. Ia bersama Ketua Bhayangkari Cabang Sinjai Ny. Rina Harry mendoakan kesembuhan Serly.

Memang benar, setiap kegiatan AKBP Harry Azhar, baik yang bersifat formal maupun non formal, Ketua Bhayangkari Cabang Sinjai Ny. Rina Harry turut aktif mendampingi menyukseskan kegiatan dimaksud. Seperti halnya pembagian makanan bergizi gratis di satuan pendidikan atau Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Sinjai, pada Selasa, (25/2/2025). “kegiatan MBG ini juga bertujuan mengedukasi siswa tentang pola makan sehat dan bergizi,” kata Ny. Rina Harry.

Orang tua Siswa (Masyarakat,-red), Takdir Kahar mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Mapolres Sinjai atas kegiatan tersebut.
Menurut dia, program pemberian makan bergizi gratis ini merupakan bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi pelajar agar mereka lebih fokus dalam belajar. “Kapolres Sinjai membantu siswa mendapatkan asupan nutrisi yang cukup agar mereka dapat belajar dengan baik dan mencapai prestasi,” Imbuhnya saat dihubungi Insertrakyat.com.

Tanpa melupakan campur tangan tuhan, AKBP Harry Azhar memang begitu serius terhadap implementasi program nasional melalui pemenuhan asupan gizi bagi generasi bangsa. Menurut suami Ny Rina ini, program nasional tersebut merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Polres Sinjai turut mendapatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan dapur MBG di Sinjai yang rampung dibangun pada era kepemimpinan AKBP Harry Azhar.

Menjelang pengoperasian dapur MBG, Kapolres Sinjai terlebih dahulu menggelar kegiatan religius.

Lebih jelasnya, kegiatan spiritual berupa dzikir dan doa bersama dilaksanakan dalam suasana khusyuk di area Dapur MBG Polres Sinjai yang berlokasi di belakang Poliklinik Sanika Satyawada, pada Jumat, 2 Januari 2026. Agenda religius tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sinjai AKBP Harry Azhar, S.H., S.Ik., M.H., serta dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Sinjai Ny. Rina Harry, jajaran perwira, seluruh personel Polres Sinjai, dan puluhan santri Pondok Pesantren Darul Mukhlasin yang bersama-sama melantunkan dzikir dan doa.

Pelaksanaan doa bersama ini merupakan bagian dari ikhtiar spiritual menjelang peresmian dan operasional Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dirancang untuk mendukung pemenuhan gizi bagi para penerima manfaat, khususnya kalangan pelajar.

Selain sebagai sarana permohonan keselamatan dan kelancaran program, kegiatan tersebut juga merefleksikan rasa syukur serta harapan agar program MBG dapat berjalan optimal, aman, dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Pada prinsipnya, kegiatan dzikir dan doa bersama ini sejalan dengan kegiatan senada yang dilaksanakan di Rumah Dinas (Rumdis) Kapolres Sinjai AKBP Harry Azhar bertepatan dengan momen pergantian tahun dari 2025 ke 2026.

4.Jumat Berkah, Nenek – Kakek Lumpuh dan Bayi Bintang

Program Jumat Berkah yang digagas Kapolres Sinjai AKBP Harry Azhar, SH.,S.Ik.,MH dengan mengajak seluruh personel Polres Sinjai untuk turun langsung ke lapangan dan berbagi dengan masyarakat. Setiap Jumat, kegiatan ini dilaksanakan dengan berbagai bentuk aksi sosial, mulai dari pembagian sarapan gratis hingga pemberian sembako bagi warga kurang mampu. Bahkan manfaat program ini turut menyentuh seorang nenek dan kakek lumpuh di Sinjai Selatan.

AKBP Harry Azhar mengajarkan kepada seluruh personelnya untuk berbagi dan menebarkan kebaikan. Karena, sebut AKBP Harry Azhar, sesungguhnya, sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama.

AKBP Harry Azhar berhasil menanamkan nilai kepedulian di lingkungan Polres Sinjai dan membangun kedekatan yang lebih erat dengan masyarakat.

Berbicara tentang kepedulian terhadap sesama, tampaknya AKBP Harry Azhar dan Ny Rina Harry semasa di Sinjai, keduanya telah mencontohkan apa itu arti sebuah keputusan dan kepedulian. Salah satunya terkait dengan Bayi Bintang.

Dan beginilah kisah singkatnya, awalnya seorang bayi perempuan ditemukan oleh masyarakat dalam kondisi masih hidup di kebun samping Masjid Nurul Hakim, Dusun Bole, Desa Saohiring, Kecamatan Sinjai Tengah, Senin (15/9/2025). Penemuan tersebut langsung mendapat perhatian berbagai pihak.

Ketua Bhayangkari Cabang Polres Sinjai, Ny. Rina Harry Azhar, segera turun langsung bersama tim kesehatan Polres Sinjai ke Puskesmas Manimpahoi, tempat bayi pertama kali mendapat pertolongan, lalu mengawal evakuasi ke RSUD Sinjai. Bayi tersebut kemudian dirawat di ruang inkubator dengan kondisi stabil dan masih dalam pengawasan intensif.

Bayi itu sementara diberi nama Bintang oleh petugas medis sebagai doa agar kelak tumbuh kuat dan bersinar.

Penemuan bayi Bintang memantik empati masyarakat Sinjai, sekaligus apresiasi atas respons cepat Bhayangkari dalam penanganan darurat kemanusiaan tersebut. Tak lama kemudian kedua orang tua bayi juga berhasil ditemukan oleh Personil Mapolres Sinjai.

5. Berhasil Mencetak Calon Pemimpin

Dalam perspektif leadership succession dan organizational sustainability, keberhasilan seorang pemimpin tidak semata diukur dari capaian jangka pendek, melainkan dari kemampuannya menyiapkan future leaders yang berintegritas, kompeten, dan adaptif terhadap dinamika zaman. Kepemimpinan yang demikian mencerminkan prinsip transformational leadership, di mana proses pembinaan sumber daya manusia menjadi investasi strategis bagi institusi.

Pemimpin yang berprestasi dan pimpinan yang berhasil adalah mereka yang mampu mencetak calon pemimpin masa depan melalui proses capacity building dan mentorship yang konsisten. Prinsip tersebut secara aktif telah diterapkan oleh AKBP Harry Azhar selama memimpin Polres Sinjai.

Pada 8 Agustus 2024, dua perwira pertama Polres Sinjai, AKP H. Suharto dan AKP Ambo Syahrir, SE, resmi menerima kenaikan pangkat pengabdian menjadi Komisaris Polisi (Kompol), sebagai bentuk institutional recognition atas dedikasi dan rekam jejak pengabdian mereka.

Menyusul kemudian pada 31 Desember, sebanyak 52 personel Polres Sinjai turut memperoleh kenaikan pangkat, mencerminkan keberhasilan sistem pembinaan karier berbasis performance appraisal dan merit-based promotion.

Seluruh rangkaian upacara kenaikan pangkat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sinjai, AKBP Harry Azhar, dan dilaksanakan di lapangan apel Mapolres Sinjai, sebagai simbol konsistensi kepemimpinan dan penguatan organizational culture di lingkungan kepolisian.

6. Program Ketahanan Pangan Nasional Berulang Kali Sukses

Sejak Indonesia dipimpin Presiden Prabowo Subianto, program ketahanan pangan nasional terus diperkuat melalui pelibatan lintas sektor, termasuk Kementerian Pertanian, institusi Polri, dan unsur terkait lainnya.

Di tingkat nasional, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memperoleh apresiasi luas dari masyarakat, termasuk dari kalangan eksekutif dan legislatif, atas kontribusi Polri dalam menyukseskan program tersebut. Implementasi program nasional ini juga menjangkau daerah, termasuk Kabupaten Sinjai yang berada di bawah kepemimpinan Kapolres AKBP Harry Azhar.

Di Sinjai, sejumlah lokasi telah menjadi bagian dari program ketahanan pangan melalui kegiatan penanaman dan panen jagung yang berhasil dilaksanakan oleh Polres Sinjai dengan konsep kolaboratif bersama Pemerintah Daerah, DPRD Sinjai, Kodim 1424 Sinjai, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat seperti di Sinjai Timur.

Puncaknya, penanaman jagung serentak kuartal III dilaksanakan di Desa Duampanuae, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai, Rabu (9/7/2025), melalui Zoom Meeting nasional. Kegiatan ini dihadiri Kapolres Sinjai, Bupati Sinjai, Forkopimda, dan unsur terkait. Lahan seluas 31 hektare digarap dengan estimasi produksi 108,5 ton jagung varietas Primadona dan Maskot, sebagai bagian dari kolaborasi Polri, Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan, dan Komisi IV DPR RI dalam mendukung target nasional 1,7 juta hektare jagung.

7. Dikritik “Vitamin” dan Diapresiasi Atas Dedikasi Gemilang : Itu Kewajiban Kami

Dalam kajian public leadership dan governance ethics, kepemimpinan institusional yang efektif tidak diukur semata oleh tingkat popularitas atau pujian publik, melainkan oleh kemampuan menerima kritik sebagai bagian dari mekanisme social control. Prinsip inilah yang tercermin dalam cara AKBP Harry Azhar menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Kapolres Sinjai. Sosok diri yang responsif dan tidak menyombongkan diri atas berbagai pencapaian selama memimpin Institusi salah satunya adalah status WBK yang diraih Mapolres Sinjai pada 2025.

Elog’nya lagi, (AKBP Harry Azhar,-red) di tengah dinamika tugas kepolisian yang kompleks dan ekspektasi masyarakat yang terus meningkat, AKBP Harry Azhar menempatkan kritik dan saran publik sebagai instrumen evaluatif yang konstruktif. Kritik, dalam perspektifnya, bukan bentuk delegitimasi, melainkan feedback mechanism yang menjaga organisasi tetap adaptif dan responsif.

“Kritik dan saran dari masyarakat bagi kami adalah vitamin. Sementara apresiasi kami anggap sebagai sebuah kebetulan. Sebab, apa yang kami lakukan merupakan kewajiban sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat, sesuai dengan slogan Polri untuk Masyarakat,” ungkap Kapolres Sinjai, AKBP Harry Azhar pada suatu kesempatan di Mapolres Sinjai, Jln Bhayangkara, Kecamatan Sinjai Utara.

Pernyataan tersebut merepresentasikan corak servant leadership, yakni kepemimpinan yang memosisikan kekuasaan sebagai alat pelayanan, bukan sebagai tujuan. Dalam kerangka ini, penghargaan bukan indikator utama keberhasilan, melainkan konsekuensi logis dari duty fulfillment yang dijalankan secara konsisten dan profesional.

Selama masa kepemimpinannya, Polres Sinjai menunjukkan kecenderungan institusi yang terbuka terhadap kolaborasi lintas sektor (inter-agency collaboration) dan partisipasi publik (community engagement). Pendekatan ini tampak dalam pelaksanaan tugas kamtibmas, pelayanan kepolisian yang humanis, hingga keterlibatan aktif dalam program strategis nasional seperti ketahanan pangan.

Sikap AKBP Harry Azhar yang tidak menempatkan apresiasi sebagai tujuan personal mencerminkan integritas kepemimpinan (leadership integrity). Ia memandang jabatan sebagai mandat konstitusional yang harus dipertanggungjawabkan, bukan sekadar ruang simbolik untuk meraih pengakuan. Dengan demikian, kritik diperlakukan sebagai alat koreksi, sementara pujian diletakkan sebagai variabel eksternal yang tidak memengaruhi orientasi kerja.

Dalam sudut pandang Masyarakat terhadap pembangunan kepercayaan publik (public trust building), pendekatan semacam ini memiliki signifikansi strategis. Institusi kepolisian tidak lagi dipersepsikan sebagai entitas koersif semata, akan tetapi sebagai bagian integral dari sistem sosial yang bekerja bersama masyarakat.

8. Profil Singkat dan Posisi di Hati Masyarakat

Dihimpun dari berbagai sumber, AKBP Harry Azhar Hasry lahir di Jakarta pada 1982 dari keluarga sederhana. Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri Sukapura (1994), dilanjutkan ke SMP Swasta Kasih Ananda (1997). Sejak usia muda, ia dikenal berkarakter tenang dan reflektif, dengan minat kuat pada literatur intelijen serta hukum pidana, sebuah kecenderungan intelektual yang kemudian membentuk orientasi profesionalnya dalam institusi kepolisian.

Harry lulus dari Akademi Kepolisian pada 2003, lalu memperkuat kapasitas kepemimpinan dan teknokratis melalui pendidikan lanjutan di PTIK (2010) dan Sespimmen (2020). Di luar jalur kedinasan, Harry Azhar meraih gelar Magister dari Universitas Sumatra Utara pada 2016, menegaskan konsistensi pengembangan kompetensi akademik sebagai fondasi pengambilan kebijakan berbasis pengetahuan. Rekam jejak kariernya teruji di bidang intelijen dan pemberantasan narkotika, mulai dari Analis Kebijakan Ditintelkam Polda Sumut, Ps. Kasubid 5 Ditintelkam, hingga Kasi Inteltek. Pada periode 2021–2024, ia menempati posisi strategis di Bareskrim Polri sebagai Kanit 3 Subdit III dan Kanit 4 Subdit II Dittipidnarkoba. Dikenal teliti, adaptif, dan presisi dalam pengambilan keputusan, pada 8 Juli 2024 ia resmi dilantik sebagai Kapolres Sinjai—debut kepemimpinan kewilayahan yang memperlihatkan akselerasi karier berbasis merit. Per 15 Desember, AKBP Harry Azhar tercatat kembali bertugas di Mabes Polri.

Nama AKBP Harry Azhar kian memperoleh legitimasi sosial di tengah masyarakat. Ketegasan yang berimbang dengan pendekatan humanis menjadikannya figur kepemimpinan yang dipersepsikan berwibawa sekaligus komunikatif. Dedikasi tinggi dalam menunaikan tugas, ditopang disiplin prosedural, sensitivitas sosial, dan keteguhan etika, membentuk kepercayaan publik yang berkelanjutan.

Sejumlah tokoh masyarakat menilai kepemimpinannya mampu menghadirkan rasa aman tanpa mengabaikan prinsip keadilan restoratif. Jamaluddin, misalnya, menuturkan bahwa gaya kepemimpinan AKBP Harry Azhar menunjukkan konsistensi antara ketegasan hukum dan empati sosial, sehingga aparat tidak berjarak dengan warga. Apresiasi semacam ini merefleksikan penerimaan publik yang luas, ditandai oleh doa dan harapan atas keberlanjutan pengabdian serta kesuksesannya di penugasan berikutnya.

Secara sosiologis, posisi AKBP Harry Azhar di hati masyarakat dapat dipahami sebagai hasil dari kepemimpinan berbasis integritas dan kinerja, di mana otoritas formal diperteguh oleh legitimasi moral. Kombinasi tersebut menjadikannya bukan sekadar pejabat polri, melainkan figur institusional yang dipercaya.

9. Manusia Biasa Menggenggam Amanah Luar Biasa.

Ungkapnya sederhana, “Manusia Biasa Menggenggam Amanah Luar Biasa”. Namun bagian inilah yang  masih menjadi rahasia besar dibalik Karier AKBP Harry. Menariknya lagi, saat ditanya terkait definisi tersebut. AKBP Harry Azhar hanya menjawab. “Manusia menemukan sisi kemanusiaan pada dirinya sendiri,” demikian singkatnya.

(Berkontribusi dalam artikel ini adalah Sup/Agy/Miftahul Jannah/Luthfi – InsertRakyat.com)

Ikuti kanal resmi Insertrakyat.com untuk update berita cepat, akurat, dan terpercaya: