ACEH UTARA, INSERTRAKYAT.com – Ketua MPC Pemuda Pancasila Aceh Utara, Ali Kuba, mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Utara segera melakukan perbaikan jalan yang rusak parah di Kecamatan Matangkuli, karena dinilai mengganggu aktivitas masyarakat dan memperlambat pergerakan ekonomi warga di wilayah tersebut.

Desakan tersebut disampaikan Ali Kuba menyikapi kondisi infrastruktur jalan yang semakin memburuk di sejumlah titik. Jalan berlubang, akses sulit dilalui, serta kerusakan yang meluas membuat masyarakat mengalami hambatan dalam mobilitas sehari-hari, termasuk distribusi hasil pertanian.

Kerusakan jalan Matangkuli disebut sudah berlangsung cukup lama dan belum mendapat penanganan menyeluruh. Kondisi tersebut semakin parah setelah hujan deras dan banjir yang kerap melanda kawasan Aceh Utara, sehingga mempercepat kerusakan badan jalan di beberapa titik utama penghubung antar gampong.

Selain menghambat ekonomi, kerusakan infrastruktur ini juga berdampak pada akses pendidikan dan layanan kesehatan. Warga mengeluhkan waktu tempuh yang lebih lama, bahkan risiko kecelakaan meningkat akibat kondisi jalan yang tidak layak dilalui kendaraan.

“Jalan adalah urat nadi perekonomian masyarakat. Kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut mencerminkan belum optimalnya perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar warga,” ujar Ali Kuba, Kamis (16/4/2026).

Ali Kuba menegaskan bahwa perbaikan jalan Matangkuli tidak lagi bisa dilakukan secara tambal sulam, melainkan harus melalui penanganan menyeluruh dan terukur agar tidak terus berulang. Ia juga meminta pemerintah daerah segera turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi yang dikeluhkan masyarakat.

MPC Pemuda Pancasila Aceh Utara menyatakan siap menjadi mitra kritis dalam mengawal proses perbaikan infrastruktur tersebut. Menurut Ali, pengawasan publik diperlukan agar anggaran dan pelaksanaan pembangunan berjalan transparan serta tepat sasaran.

Pihaknya juga mendorong agar Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mengalokasikan anggaran yang jelas dan memprioritaskan perbaikan jalan Matangkuli dalam program infrastruktur daerah. Hal ini dinilai penting mengingat jalan tersebut merupakan akses vital masyarakat.

Dampak kerusakan jalan tidak hanya dirasakan pada sektor ekonomi, tetapi juga sosial. Aktivitas perdagangan menjadi terhambat, biaya distribusi meningkat, dan pelayanan publik tidak berjalan optimal akibat akses yang sulit.

Ali Kuba menambahkan, keterlambatan penanganan infrastruktur berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Karena itu, ia berharap ada langkah cepat dan konkret agar persoalan ini segera terselesaikan.

Hingga berita ini diturunkan, informasi masih berkembang terkait respons resmi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara atas desakan perbaikan jalan Matangkuli yang disampaikan Ketua MPC Pemuda Pancasila Aceh Utara tersebut.

Follow berita Insert Rakyat di whatsapp channel

💬 Laporkan ke Redaksi