MAKASSAR, INSERTRAKYAT.COM – Basarnas Makassar meningkatkan intensitas pencarian korban KM Nurul Salsa. Kapal nahas tersebut tenggelam di perairan barat Pulau Polassi, Selayar beberapa hari lalu.
Basarnas mendatangkan tambahan armada hari ini untuk memperkuat tim. Basarnas Kendari mengirimkan KN SAR Pacitan bersama 28 personelnya. Selanjutnya, Basarnas Maumere mengerahkan KN SAR Puntadewa dengan 15 anggota tim.
Andi Sultan, Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, memimpin langsung jalannya misi. “Kami menambah armada untuk mempercepat proses evakuasi,” ujar Andi Sultan, (18/7).
Tim SAR rutin mengevaluasi data arus laut setiap hari. Mereka juga memantau kondisi cuaca agar penyisiran berjalan efektif. Rencananya, tim akan menyisir pulau-pulau kosong di sekitar Pulau Sabalana besok.
Keluarga korban bisa mengakses informasi melalui tiga posko. Basarnas menempatkan posko tersebut di Makassar, Selayar, dan Jampea.
Data mencatat 78 orang berada di kapal saat kejadian. Tim telah menyelamatkan 52 korban, sementara 1 orang meninggal dunia. Kini, petugas masih mencari 25 korban lainnya.
Operasi ini melibatkan unsur TNI, Polri, serta relawan. Seluruh pihak berkomitmen mencari para korban hingga ditemukan.

































