KESIPLINAN dan profesionalisme prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendapat pengakuan dalam dan luar negeri. Mereka lalu diganjar kartu sakti internasional di Lebanon.
Lebih jelasnya dalam pada itu, pemerintah Lebanon secara resmi menganugerahkan LAF Medal kepada prajurit KRI Sultan Iskandar Muda-367, unsur MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL, di LAF Navy Headquarter, Beirut.
Hal tersebut diterangkan puspen TN melalui keterangan tertulis kepada INSERTRAKYAT.com, Senin, (5/1/2025).
Adapun, sebelumnya pada Jum’at 2 Januari, Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL, Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah, menerima medali langsung dari LAF Navy Commander, Admiral Mustafa Al-Ali.
Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi luar biasa KRI SIM-367 dalam menjaga stabilitas keamanan maritim Lebanon dan memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Selama penugasan di UNIFIL, KRI SIM-367 mencegah masuknya senjata ilegal, meningkatkan kemampuan personel LAF Navy, dan menjadi duta perdamaian melalui diplomasi budaya.
“Profesionalisme prajurit KRI SIM-367 telah menjadi standar tinggi dalam misi UNIFIL,,” ungkap Admiral Mustafa Al-Ali.
Penganugerahan ini diawali dengan Courtesy Call yang hangat, dilanjutkan Medal Parade di KRI SIM-367.
Lantas, kedekatan kedua angkatan laut terlihat jelas, menegaskan diplomasi militer yang terjalin selama 16 tahun penugasan TNI di perairan Lebanon.
“Momen penyematan medali ini menandai berakhirnya pengabdian panjang TNI AL di UNIFIL,” sambung Puspen TNI.
Lengkapnya, Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL menutup 16 tahun kiprah maritim Indonesia di Lebanon dengan prestasi gemilang.















