SINJAI, INSERTRAKYAT.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Bonto menunjukkan kepedulian nyata terhadap dunia pendidikan dengan menghadiri langsung kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN 146 Kessi, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Senin (13/7).
Kepala Desa Bonto, Sudirman, S.IP, menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah desa dalam momentum ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk komitmen nyata dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di wilayahnya.
“Kehadiran kami di sini adalah bentuk komitmen Pemdes Bonto dalam mendukung peningkatan pendidikan. Kami ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan dukungan penuh dalam memulai jenjang pendidikan mereka,” ujar Sudirman saat dikonfirmasi.
Sudirman memberikan motivasi kepada para peserta didik baru agar dapat beradaptasi dengan cepat di lingkungan sekolah yang baru. Ia berharap suasana MPLS yang menyenangkan dapat membangkitkan semangat tinggi bagi para siswa untuk memulai proses pembelajaran secara efektif.
Sebagai bentuk apresiasi, Kepala Desa Bonto juga memberikan penghargaan khusus berupa buku tulis kepada siswa baru yang tetap rajin belajar di rumah selama masa liburan sekolah. Pemberian ini diharapkan dapat memacu semangat belajar seluruh siswa di SDN 146 Kessi.
“Kami memberikan apresiasi kepada siswa yang tetap belajar di rumah selama liburan dengan memberikan buku tulis. Harapan kami, peserta didik baru dapat beradaptasi dengan baik, merasa senang, dan memiliki semangat tinggi untuk memulai proses pembelajaran,” tambahnya.
Rangkaian acara MPLS tersebut juga diisi dengan penandatanganan deklarasi dukungan terhadap program Sekolah Ramah Anak (SRA). Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen bersama antara pihak sekolah, orang tua, dan Pemerintah Desa Bonto dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari kekerasan bagi peserta didik.
Kegiatan MPLS ini diharapkan menjadi langkah awal yang positif bagi siswa SDN 146 Kessi dalam menempuh pendidikan dasar, serta mempererat sinergi antara pemerintah desa, pihak sekolah, dan orang tua murid.





























