JAKARTA, INSERTRAKYAT.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., memberikan pembekalan kepada calon Komandan Batalyon (Danyon) dan Komandan Kompi (Danki) TNI Angkatan Darat dalam kegiatan pengarahan di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Kamis (16/4/2026), terkait kesiapan tugas dan peningkatan kualitas kepemimpinan prajurit sebelum mengikuti pendidikan di Pakistan.
Pembekalan Calon Danyon dan Danki TNI AD ini menjadi bagian dari persiapan 100 perwira yang akan mengikuti pendidikan militer di Pakistan. Kegiatan tersebut juga melibatkan empat perwira peninjau sebagai bagian dari kerja sama pengembangan kapasitas personel TNI AD di tingkat internasional.
Dalam kegiatan tersebut, Kasad menegaskan bahwa setiap tugas yang diemban para perwira harus diselesaikan dengan kinerja terbaik. Ia menekankan pentingnya sikap profesional, tanggung jawab, serta kemampuan berpikir solutif dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Selain itu, Kasad juga meminta para calon Danyon dan Danki untuk mengedepankan kreativitas dan inovasi dalam menyelesaikan setiap persoalan. Menurutnya, dinamika tugas di lapangan menuntut kemampuan adaptif yang tinggi agar setiap misi dapat berjalan optimal.
“Bagaimana berpikir keras untuk bangsa dan negara, bagaimana tugas selesai dengan baik, dan bagaimana semaksimal mungkin tugas kalian dapat diselesaikan,” ujar Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam arahannya di Mabesad.
Pembekalan ini juga menyoroti proses pembentukan karakter kepemimpinan prajurit. Setiap penugasan dipandang sebagai bagian dari pembentukan mental, kedisiplinan, serta kemampuan mengambil keputusan di tengah situasi yang kompleks.
Kasad turut menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi prajurit TNI AD. Hal ini dinilai penting untuk mendukung efektivitas penggunaan alutsista dan meningkatkan kemampuan satuan dalam menghadapi perkembangan lingkungan strategis.
Ia juga mengingatkan agar para perwira memanfaatkan kesempatan pendidikan di Pakistan secara maksimal. Pengembangan diri melalui pengalaman internasional diharapkan dapat memperkuat kapasitas kepemimpinan di tingkat batalyon dan kompi.
“Berkreasilah dengan baik, berinovasilah dengan baik. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar secara maksimal. Jadikan diri kalian prajurit yang unggul, sehingga mampu membawa satuan ke arah yang lebih baik,” tegas Kasad.
Sebanyak 100 perwira TNI AD dijadwalkan mengikuti pendidikan Danyon-Danki di Pakistan yang berlangsung pada 17 April hingga 28 Juni 2026. Program ini menjadi bagian dari peningkatan kompetensi dan kerja sama militer lintas negara.
Dampak dari pembekalan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kepemimpinan para perwira TNI AD, khususnya dalam menghadapi tantangan tugas di satuan masing-masing setelah menyelesaikan pendidikan.
Hingga berita ini diturunkan, informasi masih berkembang terkait pelaksanaan pendidikan lanjutan serta agenda pembinaan perwira TNI AD di tingkat internasional.
(Editor Mhd Iqbal). Follow Insert Rakyat di whatsapp channel




















