BULUKUMBA, — Sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari kehilangan atap hingga roboh, setelah angin kencang datang secara tiba-tiba di wilayah Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba. Peristiwa tersebut sempat memicu kepanikan di kalangan masyarakat.
Tak hanya rumah, sejumlah pohon juga tumbang dan sempat menyulitkan akses transportasi hingga menyusul pembersihan di jalan lintas pemukiman warga.
Arifuddin, warga Na’na, Kelurahan Borong Rappoa, Kecamatan Kindang, yang juga diketahui sebagai Dewan Penasehat Lembaga Gerakan Intelektual Satu Komando (GISK), turun langsung mengecek fakta di lokasi terdampak yang berada di Lingkungan Senggaan dan Na’na pada Minggu (01/02/2026).
“Iya, tadi kami sudah mengecek kondisi rumah warga yang roboh akibat angin kencang. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini, namun warga mengalami kerugian materi,” kata Arifuddin kepada Insertrakyat.com, Ahad malam.
Ia menyebutkan, sekitar 20 rumah dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda, mulai dari kerusakan ringan hingga berat. Mayoritas bangunan yang terdampak merupakan rumah berbahan kayu yang berada di Lingkungan Senggaan dan Na’na.
Arifuddin berharap aparat Desa/Kelurahan Borong Rappoa dapat segera melakukan pendataan terhadap warga terdampak agar dapat masuk dalam daftar penerima bantuan. Selain itu, ia juga menyampaikan harapan agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulukumba dapat mengelola Dana Siap Pakai (DSP) serta Dana Tunggu Hunian (DTH) guna membantu perbaikan rumah warga.
Mengutip Imbauan BMKG, terkait kondisi cuaca, Arifuddin menyampaikan bahwa situasi cuaca saat ini masih belum stabil sehingga diperlukan kehati-hatian dalam beraktivitas sehari-hari, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan terdampak angin kencang.
(A.Jamaluddin)

























