BULUKUMBA, INSERTRAKYAT.com Ketua Badan Investigasi Nasional Lembaga Gerakan Intelektual Satu Komando (GISK), Syaharuddin, memantau pembangunan irigasi di Kelurahan Borong Rappoa, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Selasa (03/02/2026).

Dalam pantauan tersebut, pembangunan irigasi menggunakan anggaran APBN sebesar Rp 102.380.354.006. Syaharuddin menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, pekerjaan drainase ini fokus pada pengelolaan air, termasuk pencegahan banjir, pengurangan genangan, serta peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Adanya sistem drainase yang baik di Borong Rappoa berdampak positif, terutama dalam mencegah genangan air dan banjir saat hujan. Hal ini juga menjaga kondisi jalan, mengurangi risiko penyakit dari jentik nyamuk, serta mendukung kesuburan tanah pertanian,” kata Syaharuddin kepada Insertrakyat.com.

Ketua Badan Investigasi Nasional Lembaga Gerakan Intelektual Satu Komando (GISK), Syaharuddin,

Respon masyarakat setempat beragam.  “Kalau drainase ini berjalan dengan baik, tentu membantu kami. Tapi kami ingin proyeknya selesai tepat waktu dan kualitasnya terjaga,” imbuh inisial H.

“Drainase memang penting untuk sawah dan lingkungan. Kami berharap pemerintah juga rutin melakukan perawatan, bukan hanya membangun lalu dibiarkan,” sambung Inisial N.

Pembangunan irigasi ini dinilai sebagai upaya strategis pemerintah untuk mengelola air secara lebih efektif. Namun, masyarakat berharap adanya pengawasan berkelanjutan agar manfaat proyek benar-benar dirasakan dalam jangka panjang. (A.Jm).