JAKARTA, INSERTRAKYAT.com Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan membuka secara resmi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kegiatan ini menjadi forum koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menyelaraskan arah kebijakan nasional.

Rakornas akan berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (2/2/2026). Forum tersebut rencananya dihadiri oleh unsur pemerintah pusat, kepala daerah, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari seluruh Indonesia.

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Benni Irwan, menyampaikan bahwa Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 bertujuan memberikan arahan strategis kepada kepala daerah, Forkopimda, serta pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung pelaksanaan program prioritas nasional.

Menurut Benni, salah satu fokus Rakornas adalah mendorong percepatan implementasi program prioritas Presiden, khususnya yang berkaitan dengan kedaulatan pangan dan energi, serta penguatan ekonomi yang produktif dan inklusif dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.

Selain membuka kegiatan, Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan arahan langsung kepada peserta Rakornas. Presiden juga akan memberikan evaluasi terhadap kinerja pemerintahan sepanjang tahun 2025, sekaligus menyampaikan strategi dan arah kebijakan untuk pelaksanaan program pemerintahan pada tahun 2026.

Benni menjelaskan, peran kepala daerah dan Forkopimda dinilai krusial dalam memastikan tercapainya target pembangunan nasional. Mereka menjadi ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, serta pelaksanaan pembangunan di daerah.

“Rakornas ini diharapkan dapat membangun kesamaan persepsi, memperkuat koordinasi, serta menyinergikan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah,” kata Benni Irwan di Jakarta, (1/2).

Dalam pelaksanaannya, Kemendagri akan menghadirkan jajaran Kabinet Merah Putih, mulai dari menteri koordinator, menteri, hingga pimpinan lembaga negara. Unsur TNI dan Polri juga dijadwalkan hadir sebagai narasumber dalam sejumlah sesi tematik.

Setiap sesi akan membahas berbagai isu strategis, antara lain sinergi kebijakan ekonomi dan energi, kedaulatan pangan berkelanjutan, serta tantangan pembangunan nasional lainnya.

Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 diperkirakan akan diikuti oleh sekitar 4.487 peserta yang terdiri atas pimpinan kementerian dan lembaga, gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, serta unsur Forkopimda dari seluruh Indonesia.