SINJAI, INSERTRAKYAT.com – Sebanyak 246 warga Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, menerima bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk periode Februari–Maret 2026.
Penyaluran bantuan pangan kepada 246 penerima manfaat tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Tongke-Tongke. Total bantuan yang disalurkan terdiri dari 4.920 kilogram beras dan 984 liter minyak goreng untuk kebutuhan dua bulan.
Setiap penerima mendapatkan alokasi 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng sesuai data yang telah diverifikasi. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat di tingkat desa.
Kegiatan penyaluran tersebut turut dihadiri oleh Kepala Bulog Bulukumba bersama rombongan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sinjai, Andi Himawan, Babinsa, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta pemerintah desa setempat. Kehadiran berbagai unsur ini dilakukan untuk memastikan distribusi bantuan berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.
Kepala Desa Tongke-Tongke, Sirajuddin, menyatakan bahwa bantuan pangan ini sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa berkomitmen menjaga ketepatan data penerima agar bantuan tidak salah sasaran.
“Bantuan ini sangat membantu masyarakat kami, dan kami pastikan penyalurannya sesuai data yang ada,” ujar Sirajuddin.
Sekretaris Desa Tongke-Tongke, Akbar, menambahkan bahwa proses pendataan penerima bantuan dilakukan secara berjenjang dengan melibatkan pendamping sosial. Menurutnya, mekanisme ini penting untuk memastikan bantuan diterima oleh warga yang benar-benar berhak.
“Setelah pendataan rampung penyaluran dilakukan, yang baru – baru (minggu lalu) ini dilaksanakan di Kantor Desa Tongke-Tongke,” ungkap Akbar Kepada InsertRakyat.com, Senin (13/4/2026).
Sebelumnya dalam kegiatan tersebut, Bulog Bulukumba menegaskan bahwa penyaluran bantuan pangan merupakan bagian dari program pemerintah untuk menjaga stabilitas pangan dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.
Program bantuan pangan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah kebutuhan pokok yang terus meningkat. Selain itu, program ini juga bertujuan menjaga daya beli warga desa. (adv).
Follow berita terbaru ( whatsapp channel)
























