BANDA ACEH, INSERTRAKYAT.COM – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) memastikan pasokan BBM di seluruh wilayah Aceh tetap aman meski banjir besar melanda sejumlah kabupaten/kota. Kepala BPMA, Nasri Djalal, menegaskan distribusi energi dipantau ketat untuk menjamin kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

 

Nasri menyampaikan bahwa BPMA bergerak cepat menindaklanjuti instruksi Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), agar pasokan energi tidak terganggu meski beberapa akses darat terendam dan sempat terputus.

 

“Kami terus memonitor alur distribusi. Sampai saat ini tidak ada laporan kelangkaan. Hambatan di sejumlah titik sudah teratasi melalui koordinasi dengan berbagai pihak,” ujar Nasri.

 

BPMA juga berkoordinasi dengan Kementerian ESDM, Pertamina, dan lembaga terkait untuk memastikan jalur alternatif tetap berjalan. Sejumlah pasokan dialihkan melalui rute laut, termasuk memanfaatkan Pelabuhan Malahayati dan Krueng Geukuh agar suplai energi tetap stabil.

 

Selain kebutuhan masyarakat, BPMA memprioritaskan pasokan bagi alat berat, kendaraan taktis, dan unit penanganan darurat di lokasi bencana. Langkah ini penting untuk mempercepat pembukaan akses dan penyaluran bantuan ke daerah yang masih terisolasi.

 

Nasri menegaskan BPMA siaga 24 jam dan memantau situasi secara real-time. “Kami pastikan suplai energi tetap terjaga selama penanganan banjir besar ini,” imbuhnya.

 

BPMA berharap distribusi energi tetap stabil, penanganan bencana berjalan lancar, dan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi.

Ikuti kanal resmi Insertrakyat.com untuk update berita cepat, akurat, dan terpercaya: