Tapaktuan Insertrakyat.com   – Polisi ungkap Motif Empat pelaku penyiraman bahan bakar di Kantor BPKD Aceh Selatan. Mereka ditangkap aparat sebelum sempat membakar fasilitas pemerintahan, pada Rabu.

Aksi siram kantor tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di Kantor BPKD yang berlokasi di Gampong Hilir, Kecamatan Tapaktuan. Para pelaku diduga menyiramkan Pertalite ke dalam ruangan perbendaharaan serta melakukan pengancaman terhadap seorang pegawai negeri sipil.

BACA JUGA :  Security PT JWM Meringgis Kesakitan di Atas Pembaringan Usai Dibacok, Pelaku Kabur ke Negeri Cina?

Selain menyiram bahan bakar, pelaku juga merusak fasilitas kantor berupa satu unit printer. Tindakan ini dinilai sebagai bagian dari percobaan pembakaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pegawai dan aset negara.

Sat Reskrim Polres Aceh Selatan bergerak cepat setelah menerima laporan terkait aksi siram kantor tersebut. Sekitar pukul 15.00 WIB, polisi berhasil menangkap empat pelaku berinisial MZ (47), SP (38), HN (33), dan MJ (39) di kawasan Gampong Hulu, Kecamatan Tapaktuan.

BACA JUGA :  Pencuri Kotak Amal Masjid di Sinjai Timur Diringkus Setelah Buron Sehari

Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah melalui Kasat Reskrim Iptu Narsyah Agustian menyebut motif pelaku berkaitan dengan persoalan proyek. Pelaku diduga marah karena pembayaran belum diselesaikan sehingga melakukan aksi penyiraman Pertalite sebagai bentuk pelampiasan.

Polisi mengamankan barang bukti dari lokasi kejadian, termasuk botol bekas yang digunakan untuk menyiram bahan bakar, printer yang dirusak, serta rekaman CCTV kantor. Bukti ini menguatkan dugaan percobaan pembakaran yang dilakukan para pelaku.

BACA JUGA :  Sat Reskrim Polres Aceh Selatan Tindak Tegas Pelaku Kejahatan Seksual Terhadap Anak Kandung

“Saat ini, keempat pelaku yang ditangkap telah diamankan di Polres Aceh Selatan. Penyidik menjerat mereka dengan pasal pengancaman dan percobaan perusakan sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Polisi memastikan proses hukum berjalan tegas dan profesional,” kuncinya. (Zamroni)

💬 Laporkan ke Redaksi