MAKASSAR, INSERTRAKYAT.COM – Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Makassar Angkatan 1982 (IKA SMANSA 82) menggelar Turnamen Domino Persahabatan yang diikuti ratusan peserta dari kalangan alumni lintas generasi serta Komunitas Domino D2.
Ketua Umum IKA SMANSA 82, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum, menegaskan bahwa inti kegiatan ini adalah kebersamaan, bukan semata-mata perebutan gelar juara.
“Yang paling penting adalah kita bisa berkumpul kembali, mempererat silaturahmi, dan menjaga persaudaraan yang sudah lama terbentuk,” ujarnya.
Turnamen ini juga dihadiri Ketua Dewan Pembina Dr. H. Ashary Sirajuddin, M.Si, dan Sekretaris Umum Drs. Supriadi Rahman, yang turut memberi dukungan atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Keterlibatan Komunitas Domino D2 membuat suasana semakin inklusif, memperluas interaksi sosial antara alumni dan komunitas masyarakat.
Setelah pertandingan yang berlangsung ketat, Mamat berhasil meraih Juara 1, disusul H. Darwis, H. Kadiliah, dan Sahadat di posisi berikutnya.
di lokasi acara, suasana hangat penuh keakraban mewarnai Sabtu malam (18/4/2026) di Virendy Cafe, Jalan AP Pettarani No.72, Makassar.
Setelah seluruh rangkaian selesai, acara kemudian ditutup dengan penyerahan hadiah oleh para tokoh dan panitia, menandai berakhirnya kegiatan penuh kehangatan dan kebersamaan tersebut.
Apa Itu Permainan Domino?
Permainan domino pada dasarnya bukan hanya permainan kartu bergambar titik, tetapi juga dapat dipahami sebagai seni berpikir yang mengandalkan logika, strategi, dan ketenangan.
Domino dimainkan menggunakan satu set kartu kecil berbentuk persegi panjang yang terbagi dua sisi, masing-masing berisi titik (dari kosong hingga angka tertentu). Tujuan permainan ini umumnya adalah menghabiskan kartu di tangan atau memperoleh skor terbaik dengan menyusun kartu sesuai aturan tertentu.
Namun lebih dari sekadar aturan, domino melatih cara berpikir pemain. Setiap langkah menuntut kemampuan membaca situasi, memperkirakan kartu lawan, serta menentukan keputusan paling menguntungkan dalam waktu yang tepat. Di sinilah domino menjadi “seni pikir” karena kemenangan tidak ditentukan oleh keberuntungan semata, tetapi oleh kecerdikan mengelola peluang.
Dalam suasana sosial seperti turnamen atau permainan santai, domino juga menjadi sarana interaksi, mempererat kebersamaan, sekaligus melatih kesabaran dan fokus. Maka tidak berlebihan jika domino sering dipandang sebagai permainan sederhana yang menyimpan kedalaman strategi di balik setiap gerakannya.
Satu set domino standar terdiri dari 28 kartu, yang dikenal sebagai double-six set, yaitu semua kombinasi pasangan angka dari 0 hingga 6 termasuk pasangan kembar.
Setiap kartu domino memiliki dua sisi berisi titik (pip). Permainan ini dibangun dari kombinasi nilai tersebut, misalnya 0–1, 2–5, hingga 6–6.
Kartu double 6 (6|6) adalah kartu dengan dua sisi yang masing-masing berisi enam titik. Jadi jumlah total titik pada kartu tersebut adalah 12 titik (6 + 6).
Editor : Supriadi Buraerah. Follow berita InsertRakyat di whatsapp channel


























