PASURUAN, INSERTRAKYAT.com – Teror Pulokerto terjadi di Dusun Wetan Dalem, Desa Pulokerto, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Kamis (16/04/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Seorang ibu muda berinisial MS disekap tiga pria bertopeng saat tidur bersama bayi perempuannya yang berusia 11 bulan di dalam rumah.

Peristiwa ini menyita perhatian warga karena berlangsung saat dini hari dalam kondisi sepi. Korban mengalami tekanan fisik dan psikis ketika para pelaku masuk tanpa izin ke dalam rumahnya.

Berdasarkan laporan resmi bernomor STTPM/SA TRESKRIM/106/IV/2026/SPKT/POLRES PASURUAN KOTA/POLDA JAWA TIMUR tertanggal 17 April 2026, pelaku berjumlah tiga orang. Mereka menggunakan penutup wajah dan sarung untuk menyamarkan identitas saat menjalankan aksinya.

Korban menuturkan, para pelaku langsung membungkam mulutnya menggunakan kain dan memegangi kedua tangan hingga tidak bisa bergerak. Dalam kondisi terdesak, korban berusaha melawan dengan menggigit tangan salah satu pelaku hingga terluka.

Baca Juga :  Sengketa Tanah 1,5 Hektare di Kemang Jakarta Selatan, Karena Dokumen Baru

Perlawanan tersebut membuat situasi berubah. Kain penutup mulut terlepas dan korban berteriak meminta pertolongan warga dengan suara keras. Teriakan itu membuat para pelaku panik dan melarikan diri melalui pintu depan.

Fakta penting dalam kasus ini, tidak ada barang milik korban yang hilang. Hal tersebut memunculkan dugaan bahwa motif pelaku bukan pencurian, melainkan tindakan kejahatan lain yang lebih serius.

Ketua LSM TRINUSA DPC Pasuruan Raya, Akhmad Roziq, menyatakan pihaknya mendampingi korban saat membuat laporan. Ia meminta kepolisian bergerak cepat. “Kami berharap pelaku segera ditangkap dan kasus ini diusut tuntas,” ujarnya.

Baca Juga :  Tito Karnavian Sebut Pengungsi Bencana Sumatera Tinggal 173 Jiwa, Hampir 100 Persen Tak Lagi di Tenda

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian mulut dan pembengkakan di tangan kanan. Selain itu, trauma psikologis masih dirasakan, mengingat korban tinggal hanya berdua dengan bayinya. Di sekitar lokasi juga ditemukan dua pasang sandal yang diduga milik pelaku.

Tim Satreskrim Polres Pasuruan Kota telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan barang bukti. Polisi juga berupaya menelusuri kemungkinan rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengungkap identitas pelaku.

Hingga berita ini diturunkan, informasi masih berkembang. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lanjutan guna memastikan motif dan menangkap pelaku demi menjaga keamanan masyarakat.

(Refit) . Follow berita Insert Rakyat di whatsapp channel

Memuat berita...
Lihat semua
Memuat berita Nasional...
Lihat semua
Memuat berita hukum...
Lihat semua

POLITIK

Memuat berita...
Lihat semua
METRO
Memuat berita Metro...
Lihat semua
TOPIK
Memuat berita...
Lihat semua
Memuat berita ragam...
Lihat semua
Memuat opini...
Lihat semua
Memuat Bilik Elipsis...
Jelajahi Bilik Elipsis