GOWA,  InsertRakyat.com  – Pemanfaatan lahan pekarangan menjadi kawasan Pekarangan Pangan Bergizi (PPB) yang dilakukan Sekretaris Desa (Sekdes) Tanabangka, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa, Muh Ridwan, mendapat apresiasi dari masyarakat luas. Inisiatif tersebut bermula dari kebiasaan memanfaatkan pekarangan rumah sebagai kebun keluarga yang kini berkembang menjadi contoh pengelolaan ketahanan pangan di tingkat desa. Menariknya di sana di lengkapi Wifi.

Muh Ridwan mengatakan, sebelum pekarangan rumahnya ditetapkan sebagai lokasi pengembangan Pekarangan Pangan Bergizi, lahan tersebut telah lebih dahulu dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

“Alhamdulillah, sebelum lahan pekarangan rumah saya dipilih menjadi lokus, sebelumnya memang sudah saya jadikan kebun rumah untuk menunjang kebutuhan rumah tangga, bahkan hasilnya juga dapat dimanfaatkan oleh tetangga sekitar,” kata Ridwan saat dikonfirmasi InsertRakyat.com Kamis (30/7/2026).

Baca Juga :  H. Muhammad Chairum Resmi Pimpin Tani Merdeka Deli Serdang

Ia menjelaskan, pengembangan kawasan Pekarangan Pangan Bergizi juga sejalan dengan program ketahanan pangan pemerintah. Dari program tersebut muncul gagasan untuk mengoptimalkan lahan pekarangan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan menjadi lahan produktif.

“Adanya program ketahanan pangan dari pemerintah menjadi dasar lahirnya ide untuk memanfaatkan lahan pekarangan yang sebelumnya tidak bermanfaat menjadi lebih bermanfaat,” imbuhnya.

Menurut Ridwan, keberadaan kebun pangan di pekarangan rumahnya mendapat respons positif dari masyarakat. Bahkan, banyak warga yang memberikan apresiasi dan mulai tertarik memanfaatkan pekarangan rumah masing-masing sebagai kebun mini.

“Alhamdulillah masyarakat banyak mengapresiasi kegiatan ini. Kami optimistis ke depan semakin banyak warga yang menjadikan pekarangan rumah sebagai kebun mini,” lanjutnya.

Di kawasan (Pekarangan Pangan Bergizi) tersebut, Ridwan membudidayakan berbagai jenis tanaman pangan, di antaranya sawi, kangkung, bayam, selada, terong, kemangi, ubi kayu, ubi jalar, cabai, tomat, seledri, pare, bawang, semangka, kelor, serta tanaman buah seperti jambu, pisang, lengkeng, rambutan, dan mangga.

Baca Juga :  Jatuh dari Hammock, Pendaki Bulu Baria Dievakuasi Tim SAR

Selain sebagai kawasan pangan, lokasi tersebut juga telah dilengkapi fasilitas WiFi. Sementara konsep penataannya disesuaikan dengan kondisi lingkungan setempat sehingga tetap mempertahankan nuansa pedesaan.

“Kami mendesain seadanya sesuai kondisi lokal yang ada sehingga tetap bernuansa desa,” ungkapnya.

 

Pemanfaatan lahan pekarangan menjadi kawasan Pekarangan Pangan Bergizi (PPB) yang dilakukan Sekretaris Desa (Sekdes) Tanabangka, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa, Muh Ridwan, mendapat apresiasi dari masyarakat luas.
Momen foto PKK.

 

Saat ini, kawasan Pekarangan Pangan Bergizi tersebut tidak lagi dikelola secara mandiri, tetapi juga dikembangkan bersama Tim Penggerak PKK Desa Tanabangka. Pengembangan itu diharapkan dapat memperluas pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga sekaligus mendukung program ketahanan pangan di Desa Tanabangka.

Editor: Azhari