Buku adalah kumpulan lembaran berisi tulisan dan gambar yang disusun untuk menyampaikan informasi, pengetahuan, atau cerita kepada pembaca.

Salah satu contoh buku berbentuk novel “Laskar Pelangi” karya Andrea Hirata.

Kemudian, buku “Bumi Manusia” karya Pramoedya Ananta Toer.

NAPUA, INSERTRAKYAT.com – Satgas Yonif 521/DY membagikan buku kepada anak-anak Papua di Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan minat baca sekaligus mendukung pendidikan anak-anak di wilayah penugasan.

Program pembinaan teritorial (Binter) ini dilakukan sebagai bagian dari tugas Satgas di daerah. Personel langsung turun ke lapangan untuk berinteraksi dengan anak-anak dan membagikan buku secara langsung.

BACA JUGA :  Satreskrim Polres Aceh Selatan Ungkap Kasus Curanmor

Selain pembagian buku, anggota Satgas juga mengajak anak-anak membaca bersama. Mereka diberikan dorongan agar tetap semangat belajar serta memiliki cita-cita yang tinggi di masa depan.

Buku yang dibagikan terdiri dari berbagai jenis bacaan. Mulai dari buku pengetahuan umum hingga buku motivasi yang diharapkan mampu memperluas wawasan serta membentuk kebiasaan membaca sejak dini.

BACA JUGA :  Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengancaman di Kantor BPKD Aceh Selatan

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata mengatakan kegiatan ini memiliki tujuan lebih dari sekadar berbagi. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan semangat belajar kepada anak-anak Papua agar kelak menjadi generasi yang cerdas, mandiri, dan mampu membangun daerahnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran Satgas juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat. Anak-anak menjadi fokus karena mereka merupakan generasi penerus di daerah tersebut.

Antusiasme anak-anak terlihat jelas saat menerima buku. Mereka tampak senang, bahkan langsung membuka dan membaca bersama teman-temannya di lokasi kegiatan.

BACA JUGA :  Tarif 32%: Ujian Kemandirian Industri Nasional atau Alarm Diplomasi Dagang?

Kegiatan ini diharapkan membawa dampak positif bagi perkembangan pendidikan di Distrik Napua. Selain itu, hubungan antara TNI dan masyarakat setempat juga semakin erat melalui interaksi langsung.

Satgas Yonif 521/DY menyatakan akan terus melaksanakan kegiatan sosial serupa. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung kemajuan Papua Pegunungan, khususnya di sektor pendidikan.

Hingga berita ini diturunkan, informasi masih berkembang. (rls).

Editor : Zamroni follow berita Insertrakyat di whatsapp channel

💬 Laporkan ke Redaksi