Surabaya, InsertRakyat.com — Pembimbing umrah Samira Travel Jawa Timur, Ustadz Nafi Unnas, mengajak umat Islam untuk memaknai aktivitas umrah dan haji tidak semata sebagai kegiatan bisnis, melainkan juga sebagai bagian dari ibadah dan dakwah. Ajakan itu disampaikan dalam seminar bertema Menjadi Pesyiar Baitullah Sejati di Hotel Sahid, Surabaya, Ahad, 18 Januari 2026.
Dalam pemaparannya, Nafi menjelaskan konsep NIDA (Niaga, Ibadah, dan Dakwah) yang menjadi landasan aktivitas Samira Travel. Menurut dia, kegiatan ekonomi dalam penyelenggaraan umrah dapat bernilai ibadah apabila dijalankan dengan niat yang lurus dan membawa misi dakwah.
“Ketika niaga diniatkan sebagai ibadah dan dijalankan dalam bingkai dakwah, setiap langkahnya bernilai pahala,” kata Nafi di hadapan peserta seminar.
Seminar tersebut diikuti oleh mitra dan jamaah Samira Travel dari berbagai daerah di Jawa Timur. Para peserta tidak hanya membahas aspek teknis perjalanan umrah, tetapi juga peran umat Islam dalam menyebarkan nilai-nilai keislaman melalui pelayanan kepada calon jamaah.
Menurut Nafi, peran sebagai pesyiar Baitullah tidak terbatas pada pelaksanaan ibadah pribadi, melainkan juga mencakup upaya memudahkan umat Islam menuju Tanah Suci dengan pendekatan yang amanah dan berorientasi pada keberkahan.
Melalui kegiatan ini, ia berharap tumbuh kesadaran kolektif bahwa penyelenggaraan perjalanan umrah dapat menjadi bagian dari gerakan dakwah yang berkelanjutan, selama dijalankan sesuai nilai-nilai keislaman.




























