Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian mengajak masyarakat Tana Toraja mencegah HIV dan TBC melalui edukasi, deteksi dini, serta pemeriksaan kesehatan berkala. (Foto kegiatan/Benni Irwan).

TANA TORAJA, INSERTRAKYAT.com – Rabu (8/7/2036), Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian mengajak masyarakat Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan HIV/AIDS dan tuberkulosis (TBC). Menurutnya, kedua penyakit tersebut dapat dicegah melalui edukasi, deteksi dini, dan penerapan perilaku hidup sehat.

Ajakan itu disampaikan saat Sosialisasi Kesehatan yang membahas kesehatan reproduksi, HIV, TBC, serta pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan tes Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) di Gedung Tammuan Mali’, Tana Toraja.

BACA JUGA :  Dokkes Polres Subulussalam Berikan Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat Pada Personelnya

Dalam kesempatan tersebut, Tri mengatakan kasus HIV kerap tidak terdeteksi pada tahap awal sehingga pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi penting untuk mengetahui status kesehatan seseorang sejak dini.

“HIV ini ada tapi tidak terlihat, karena orang tertular HIV ini [tertularnya] sekarang, baru terlihatnya nanti, mungkin baru [tahu] tertular, sudah masuk virusnya. Tapi akibatnya kalau tidak diperiksa, tidak ada pemeriksaan HIV, mungkin baru nanti diketahui setelah tidak bisa tertolong lagi,” imbuhnya.

Tri menjelaskan, pencegahan HIV berbeda dengan Covid-19. Menurutnya, jika Covid-19 dapat dicegah melalui penggunaan masker, mencuci tangan, dan membatasi aktivitas di luar rumah, maka penularan HIV dicegah dengan menghindari perilaku berisiko, termasuk hubungan seksual di luar pernikahan, serta mewaspadai penggunaan jarum suntik dan transfusi darah yang tidak aman.

BACA JUGA :  KEK Sanur Pusat Medis Kelas Dunia dengan Sentuhan Budaya Bali : Wellness Tourism dan Strategi Asta Cita Prabowo–Gibran

“Oleh sebab itu kita harus sangat hati-hati, karena yang kasihan juga kalau korbannya adalah para yang tertular itu orang yang tidak tahu apa-apa,” ujarnya.

Ia menambahkan, kemajuan ilmu kedokteran memungkinkan orang dengan HIV tetap menjalani kehidupan melalui terapi yang tersedia, meski virus tersebut belum dapat dihilangkan sepenuhnya dari dalam tubuh.

Selain HIV, Tri juga menyoroti tuberkulosis (TBC) yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat. Menurutnya, pemahaman mengenai cara penularan, pencegahan, dan pengobatan TBC diperlukan agar masyarakat dapat berperan dalam memutus rantai penyebaran penyakit tersebut.

BACA JUGA :  Polres Aceh Selatan Gelar Senam Sehat dan Kurve Bersama

Tri juga meminta kader TP PKK berperan aktif menyebarluaskan edukasi kesehatan hingga tingkat dasawisma.

“Mari kita terus menjaga kesehatan, dan tak lupa Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas, karena ini program yang luar biasa. Ibu-Ibu, Bapak-Bapak tinggal datang ke Puskesmas cek kesehatan. Pencegahan lebih baik daripada pengobatan,” tandasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Fasilitasi Lembaga Kemasyarakatan dan Adat Desa (LKAD), PKK, dan Posyandu Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Nitta Rosalin, Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg, Ketua TP PKK Kabupaten Tana Toraja Erni Yetti Riman, serta jajaran pengurus TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Tana Toraja. (Bn/za).