Silaturahmi Aktivis dan Tokoh Bahas Peran Generasi Muda dalam Demokrasi
Jakarta, Insertrakyat.com – Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin menggelar silaturahmi sekaligus buka puasa bersama dengan sejumlah aktivis dan komunitas masyarakat di rumah dinasnya pada Ramadan 1447 Hijriah, Minggu (15/3/2026), sebagai ruang dialog kebangsaan yang membahas peran generasi muda dalam demokrasi.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut menjadi wadah pertemuan antara pimpinan lembaga negara, aktivis, serta komunitas masyarakat dalam suasana kebersamaan Ramadan. Forum ini juga dimaknai sebagai ruang pertukaran gagasan terkait arah pembangunan sosial dan politik di Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Sultan B. Najamudin menegaskan bahwa peran aktivis memiliki posisi penting dalam kehidupan demokrasi. Ia menyebut aktivis sebagai penggerak gagasan dan perubahan sosial yang tumbuh dari proses intelektual di tengah masyarakat.
“Prosesnya seperti menanam. Ada pembibitan gagasan, menyemai, menanam, merawat hingga akhirnya menikmati hasil dari tanaman tersebut,” ujar Sultan dalam sambutannya.
Pernyataan tersebut menggambarkan pandangan Sultan bahwa perubahan sosial tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang melibatkan diskusi, pembelajaran, dan konsistensi dalam menyampaikan ide kepada publik.
Ketua Umum Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Azhar Sidiq yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa aktivis harus mampu merespons tantangan zaman melalui gagasan yang lahir dari kajian intelektual dan diskusi terbuka.
Azhar menilai forum diskusi menjadi ruang penting bagi aktivis untuk membangun opini publik secara akademis serta menghasilkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
“Sebagai aktivis kita harus mampu menjawab tantangan zaman. Forum diskusi menjadi ruang merumuskan gagasan dan opini dari pertukaran pemikiran. Hasil diskusi itu harus disampaikan secara akademis agar menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegas Azhar.
Silaturahmi dan buka puasa bersama tersebut mempertemukan berbagai elemen, mulai dari aktivis, komunitas masyarakat, hingga tokoh publik dalam suasana dialog yang terbuka dan konstruktif.
Pertemuan itu juga menjadi ruang refleksi mengenai peran generasi muda dalam memperkuat demokrasi dan mendorong pembangunan nasional yang lebih partisipatif dan berbasis gagasan.
Kegiatan ini mencerminkan pentingnya kolaborasi antara pemimpin lembaga negara dan elemen masyarakat sipil dalam memperkuat kualitas demokrasi Indonesia di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Hingga berita ini diturunkan, kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan menjadi bagian dari rangkaian dialog kebangsaan selama bulan Ramadan.
Jurnalis: Rifqi. Follow berita Insert Rakyat di whatsapp channel




