PAREPARE, INSERTRAKYAT.com — Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 Tahun 2025 tingkat Kota Parepare tampaknya memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Parepare, Kepolisian, serta elemen perempuan sebagai pilar utama pembangunan sosial.
Kota Cinta’. Itulah sebutan daerah yang kini dipimpin oleh H. Tasming. Daerah ini juga merupakan kota kelahiran Presiden RI, H. Baharuddin Jusuf Habibie. Lengkapnya Parepare juga dijuluki kota Santri.
Lalu, di sana, kegiatan PHI digelar dengan dipusatkan berlangsung di Balai Ainun, Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung, Rabu (24/12/2025).
Secara umum, kebersamaan itulah mencerminkan komitmen daripada perwujudan sinergi dalam membangun ketahanan keluarga dan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.
Lebih jelasnya, kehadiran Kapolres Parepare Ajun Komisaris Besar Polisi atau AKBP Indra Waspada Yuda menegaskan peran Polri sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), maupun dalam mendukung stabilitas sosial dan iklim pembangunan yang kondusif. Sinergi kelembagaan ini menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan program-program pembangunan berbasis masyarakat.
Acara tersebut juga dihadiri langsung oleh Wali Kota Parepare H. Tasming Hamid, Kepala Kejaksaan Negeri Parepare Darfiah, Ketua TP PKK Kota Parepare dr. Andi Arfiah Haj, Ketua Bhayangkari Ranting Cabang Parepare Ny. Mira Indra Waspada, unsur organisasi perempuan, organisasi kepemudaan, serta perangkat daerah dan tamu undangan lintas sektor dan wartawan atau insan Pers.
Kehadiran lintas elemen ini menarik perhatian publik dan memantul praktik collaborative governance dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid menegaskan bahwa peran ibu memiliki nilai strategis dalam pembentukan karakter generasi dan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, keteladanan dan doa seorang ibu merupakan modal sosial yang berkontribusi langsung terhadap kemajuan keluarga, masyarakat, dan daerah.

Walikota menyatakan “tema PHI ke-97” selaras dengan visi pembangunan Kota Parepare yang menempatkan perempuan sebagai subjek pembangunan.
Beliau (H. Tasming,-red) menyatakan, Perempuan yang berdaya diyakini mampu melahirkan keluarga yang tangguh, masyarakat yang resilien, serta daerah yang memiliki daya saing yang mapan.
Dari sisi keamanan dan stabilitas sosial, kehadiran Kapolres Parepare bersama unsur Forkopimda mencerminkan soliditas sinergi lintas institusi.
Polri melalui pendekatan preemtif dan preventif berperan menjaga kondusivitas wilayah, sehingga seluruh agenda sosial dan pembangunan dapat berjalan optimal.
Kendati pun, Ketua TP PKK Kota Parepare dr. Andi Arfiah Haj menegaskan komitmen PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas keluarga melalui program pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.

Hal senada, Ketua Bhayangkari Ranting Cabang Parepare Ny. Mira Indra Waspada menunjukkan peran organisasi pendamping aparatur negara dalam mendukung penguatan nilai keluarga dan sosial kemasyarakatan.
Rangkaian kegiatan PHI ke-97 berlangsung tertib dan khidmat, diawali dengan pembacaan sejarah singkat Hari Ibu, pemutaran video rangkaian kegiatan, penampilan puisi, penyerahan hadiah lomba, pemotongan tumpeng, hingga sesi foto bersama.
Seluruh prosesi penuh semangat kebersamaan dan apresiasi terhadap peran perempuan.

Lengkapnya, Peringatan Hari Ibu ke-97 ini menjadi bentuk penghormatan terhadap ibu sebagai figur sentral keluarga, dan arah pembangunan Kota Parepare yang berbasis kolaborasi, nilai kemanusiaan, dan penguatan institusi sosial.
“Sinergi antara Pemerintah Kota Parepare, Polri, dan elemen perempuan menjadi modal strategis dalam mewujudkan Parepare yang aman, inklusif, dan berkemajuan,” demikian keterangan Humas Polres Parepare kepada Insertrakya.com. (Erwin/Red).




























