JAKARTA, INSERTAKYAT.COM,— Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Pendidikan melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, pada Rabu (1/4/2026).

Mahasiswa menggunakan mobil komando, pengeras suara dan membentangkan spanduk bertuliskan SUARA RAKYAT desak KPK usut dana Beasiswa.

Demo tersebut terkait dengan Polemik dana Beasiswa Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Sulawesi Selatan.

Mahasiswa mendesak KPK mengusut indikasi penyimpangan pada pengelola dana Beasiswa. Mahasiswa mengklaim jumlah dana beasiswa UMI sebesar kurang lebih Rp 13 Miliar Rupiah sejak 2020 hingga 2025. Dana tersebut bersumber dari APBN setiap tahunnya.

BACA JUGA :  Makin Terkuak, Kontraktor Korting Volume Proyek Jumbo di Soppeng

Koordinator aksi Inilah S dalam aksi menyatakan, pengelolaan dana beasiswa terindikasi sarat penyimpangan, setiap tahun.

Dana tersebut diketahui dikelola melalui Yayasan Wakaf UMI, yang memiliki keterkaitan dengan struktur internal kampus.

Dalam pernyataan sikapnya, massa mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi untuk segera melakukan penyelidikan hingga penyidikan.

Sejumlah tuntutan disampaikan, di antaranya:

– Memanggil dan memeriksa seluruh pihak terkait, termasuk jajaran rektorat UMI Makassar;

BACA JUGA :  Firli dan Drama Hukum Tanpa Babak Akhir, Polda Metro Jaya Dikabarkan Bakal Tetapkan Tersangka TPPU dan SERET KE PENJARA!

-Mengusut peran Yayasan Wakaf UMI dalam pengelolaan dana;

-Melakukan audit investigatif menyeluruh terhadap aliran dana setiap tahun;

-Membuka data penerima dan distribusi beasiswa secara transparan;

-Menindak tegas seluruh pihak yang terbukti terlibat tanpa tebang pilih.

Menutup aksinya, massa menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal hingga KPK menindaklanjuti.

“Setiap rupiah dari uang negara adalah hak rakyat. Jika benar dikorupsi setiap tahun, maka ini adalah kejahatan yang berulang dan tidak bisa ditoleransi,” pungkas Kordinator Aksi.

BACA JUGA :  KPK OTT Oknum Pejabat, Status Masih Terperiksa

Di tempat terpisah pihak UMI masih berupaya untuk di konfirmasi oleh media ini, terkait tudingan dalam aksi demonstrasi tersebut.

KPK yang dikonfirmasi oleh Insertrakyat.com, membenarkan adanya aksi demonstrasi tersebut. “Benar mas, ada mas,” singkat Jubir KPK, Budi PrasetyoSaat aksi demonstrasi Personil Polres memberikan Pengamanan ketat sehingga aksi berjalan tanpa kejadian menonjol.(Ig/luf).

Buku-buku karya Muhammad Subhan juga dapat dipesan melalui LINI BUKU Padang. Untuk informasi dan pemesanan, silakan menghubungi admin LINI BUKU di nomor kontak: 0813-6303-840 .

Terima kasih kepada para pembaca yang telah memiliki dan mendukung hadirnya buku-buku ini.