JAKARTA, INSERTRAKYAT.COM – Halloween biasanya identik kostum dan cerita menyeramkan.
Namun KPK memilih cara berbeda menolak budaya koruptif.
Melalui program ACFFEST Movie Day x Halloween, KPK memutar film horor antikorupsi.
Agenda ini digelar di Jakarta, Rabu (29/10).
Peserta berasal dari SMA Al-Azhar 1 Jakarta dan SMAN 1 Tambun Selatan.
Mereka menyaksikan tiga film horor bertema integritas dan moral.
Film itu ialah Unbaedah, Meriam Karbit, dan Jebakan P, Jebakan P!.
Ketiga karya lahir dari ajang Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST).
Film menyoroti pilihan moral, kejujuran, dan perilaku koruptif keseharian.
Ketegangan disajikan sebagai simbol sisi gelap penyimpangan sosial.
Soraya Safitri, siswi SMAN 1 Tambun Selatan, terkesan mendalam.
Ia menilai pesan jujur sangat kuat dalam dua film ditontonnya.
“Film mengajarkan jujur di setiap tindakan,” ujar Soraya singkat.
Bianca, siswi SMA Al-Azhar 1 Jakarta, mendapat pesan disiplin keluarga.
Ia menyebut pentingnya hormat dan taat nasihat orang tua.
“Itu bentuk disiplin sejak dini,” ucap Bianca setelah pemutaran film.
Kasatgas Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Medio Venda, hadir.
Ia menegaskan pendekatan budaya efektif tanamkan integritas sejak awal.
“Film membuat nilai jujur terasa dekat,” kata Medio menegaskan.
Nuansa gelap ruang pemutaran menambah refleksi bahaya korupsi.
Korupsi disebut sebagai kejahatan tersembunyi yang menghancurkan kepercayaan publik.
Medio berharap kegiatan jadi pengingat kolektif pemberantasan korupsi.
Ia menilai budaya dan kreativitas penting melawan praktik menyimpang.
“Membangun kesadaran tak cukup lewat hukum saja,” pungkas Medio.
KPK berkomitmen terus membuka ruang kreatif bagi generasi muda.
Tujuannya menanamkan integritas lewat ekspresi seni dekat kehidupan pelajar.




























