Sinjai, InsertRakyat.com — Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mulai menggelar rangkaian bimbingan manasik haji tingkat kecamatan bagi calon jemaah haji tahun keberangkatan 2026. Kegiatan ini berlangsung di aula Kantor Kemenhaj Sinjai, Selasa (10/2/2026), sebagai tahapan awal pembekalan jemaah sebelum pemberangkatan ke Tanah Suci.
Manasik haji ini menjadi sarana edukasi ibadah sekaligus penyampaian kebijakan terbaru pemerintah terkait penyelenggaraan haji. Tahun ini, tema yang diangkat adalah “Haji Ramah Lansia, Ramah Disabilitas, dan Ramah Perempuan”, dengan fokus pada pendampingan khusus bagi jemaah lanjut usia, mulai dari proses keberangkatan hingga kembali ke Kabupaten Sinjai dengan selamat.
Berdasarkan data resmi, kuota haji Kabupaten Sinjai tahun 2026 mengalami penurunan signifikan menjadi 47 jemaah, dari sebelumnya 221 jemaah, sesuai dengan regulasi dan kebijakan kuota nasional yang ditetapkan pemerintah.
Pihak kementerian juga mempercepat pelaksanaan manasik haji tahun ini. Seluruh rangkaian manasik ditargetkan selesai sebelum memasuki bulan suci Ramadan, agar para jemaah dapat fokus melakukan persiapan mandiri, termasuk menjaga kesehatan dan kebugaran fisik sebagai bagian dari kesiapan ibadah haji.
Setelah manasik tingkat kecamatan, kegiatan akan dilanjutkan dengan manasik tingkat kabupaten yang dijadwalkan berlangsung pada 12–13 Februari 2026. Selain bimbingan ibadah, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Sinjai juga tengah merampungkan kelengkapan dokumen seluruh calon jemaah guna memastikan proses pemberangkatan berjalan lancar dan tertib administrasi.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sinjai, Kamriati Anies, menyampaikan bahwa manasik haji tingkat kecamatan dilaksanakan mulai 9 hingga 14 Februari 2026, menyesuaikan dengan jadwal manasik tingkat kabupaten. Ia menegaskan bahwa jumlah jemaah haji Sinjai tahun ini sebanyak 47 orang, turun dari kuota sebelumnya 221 jemaah, sesuai regulasi yang berlaku.
“Jadwal keberangkatan jemaah haji Kabupaten Sinjai direncanakan berlangsung pada bulan Mei 2026, setelah seluruh tahapan manasik, administrasi, dan persiapan kesehatan jemaah diselesaikan secara menyeluruh,” kuncinya. (sa)



























