MAMBERAMO TENGAH, INSERTRAKYAT.com — Personel Satgas Yonif 521/DY melaksanakan karya bakti bersama masyarakat di Gereja Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan, pada Sabtu (9/11/2025). Kegiatan ini menjadi wujud semangat gotong royong dan kepedulian prajurit TNI terhadap kehidupan sosial dan keagamaan warga.
Personel Satgas bersama warga bahu membahu menyiapkan serta memotong bambu untuk pembuatan pagar di sekitar gereja. Suasana kebersamaan tampak kuat saat para prajurit dan masyarakat bekerja bersama tanpa mengenal lelah demi memperindah dan menata lingkungan tempat ibadah tersebut.
Danpos Kobakma, Lettu Inf Jarot Santoso, menyampaikan bahwa kegiatan karya bakti ini merupakan bagian dari komitmen Satgas dalam membantu masyarakat, tidak hanya di bidang keamanan, tetapi juga pada aspek sosial kemasyarakatan.
“Kami ingin selalu hadir di tengah masyarakat, membantu di mana kami bisa. Semoga dengan adanya pagar baru ini, lingkungan gereja menjadi lebih tertata dan aman,” ujar Lettu Jarot.
Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Pendeta Andreas Soklayo dari Gereja Injil di Indonesia (GIDI) Siloam Gimbispun. Ia menyebut kegiatan tersebut membawa manfaat langsung bagi warga dan mempererat hubungan dengan personel TNI.
“Kami sangat berterima kasih kepada Satgas yang sudah ikut turun tangan membantu kami. Pagar gereja ini menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian,” ungkap Pendeta Andreas dengan rasa syukur.
Komandan Satgas Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E., M.I.P., menjelaskan bahwa karya bakti ini merupakan bagian dari kegiatan Binter terbatas untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menumbuhkan semangat gotong royong di wilayah penugasan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus mempererat hubungan harmonis antara Satgas dan masyarakat, sekaligus membantu menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan indah,” ujar Letkol Rahadyan.
Melalui kegiatan karya bakti di Gereja Kobakma, semangat gotong royong dan tenggang rasa antara TNI dan masyarakat kembali terjalin erat. Prajurit Yonif 521/DY atau yang dikenal dengan julukan Macan Kumbang Berhasil menunjukkan bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial tetap menjadi bagian dari tugas pengabdian mereka bagi rakyat Papua.
Penulis: Johan.




































