Makassar, InsertRakyat.com — Forum Aktivis Nasional Anti Korupsi (FANATIK) menjadwalkan aksi dan pelaporan terkait 12 paket pekerjaan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) pada Balai Wilayah Sungai (BWS) di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Total anggaran paket tersebut sekitar Rp21,6 miliar pada Tahun Anggaran 2025.
Aksi direncanakan berlangsung Jumat, 16 Oktober 2026, pukul 14.00 WITA. Surat pemberitahuan bernomor 078/FANATIK/B/X/2026 tertanggal 12 Oktober 2026 telah dimasukkan. Peserta dijadwalkan berkumpul di Fly Over Makassar sebelum menuju Polda Sulawesi Selatan dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang.
Jenderal lapangan FANATIK, Muhammad Abduh Azizul Gaffar, menyampaikan bahwa perhatian organisasinya mencakup kesesuaian anggaran dengan pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
Penelaahan yang didorong meliputi nilai kontrak, volume pekerjaan, spesifikasi teknis, realisasi fisik, dan pertanggungjawaban anggaran setiap paket. Pemeriksaan dokumen serta verifikasi lapangan diperlukan untuk menilai kesesuaian antara perencanaan, kontrak, dan hasil pekerjaan.
FANATIK berharap BBWS Pompengan Jeneberang memberikan penjelasan mengenai pelaksanaan 12 paket tersebut sesuai ketentuan keterbukaan informasi. Organisasi itu juga merencanakan pelaporan kepada pihak berwenang agar informasi yang disampaikan dapat ditelaah sesuai kewenangan masing-masing.
Rencana aksi dan pelaporan tersebut belum membuktikan adanya pelanggaran hukum. Penilaian atas dugaan penyimpangan tetap memerlukan bukti dan pemeriksaan oleh lembaga berwenang, termasuk aparat penegak hukum.
Sekedar informasi, Ridwan yang disebut memiliki pengawasan terhadap Kegiatan Proyek JIAT BWS tersebut saat dikonfirmasi oleh InsertRakyat.com melalui sambunngan whatsapp pada pukul 20.20 WITA, Selasa malam “tidak menjawab.”
(Editor : Supriadi Buraerah)







