SINJAI, INSERTRAKYAT.com,– Warga Parungnge, Lingkungan Babara, Kelurahan Sangiasseri, Kecamatan Sinjai Selatan, menyampaikan keluhan langsung kepada pihak PLN Cabang Sinjai, pada Jumat pagi, 20 Juni 2025.

Kunjungan warga ke PLN turut didampingi oleh Sekjen DPP Solider Group Nusantara, Iqbal Hanafi Salam, S.Or. Dalam rombongan, hadir pula tokoh masyarakat Puang Uddin, Puang Ramang, dan Saifullah.

Warga disambut langsung oleh Manajer PLN ULP Sinjai, Muh Ridha Modeong, bersama jajaran staf, Sultan di kantor PLN Cabang Sinjai, Jalan Anggrek No. 48, Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara.

Warga mengutarakan persoalan serius mengenai kondisi jaringan listrik di Sinjai Selatan. Mereka mengeluhkan minimnya tiang listrik yang menimbulkan dampak pada kabel utama yang terpaksa digantung pada batang pepohonan di sepanjang lorong perkampungan dan perkebunan warga.

Panjy Ardian, koordinator warga, mengungkapkan bahwa jaringan listrik di kawasan itu sangat memprihatinkan dan mengancam keselamatan.

“Dari pintu masuk lorong sampai ke perbatasan Dusun Baru, Desa Palangka, sepanjang hampir dua kilometer, hanya ada delapan tiang listrik. Akibatnya, kabel disangkutkan ke pohon-pohon di kebun dan pekarangan rumah. Banyak kabel juga sudah telanjang dan rapuh,” ungkapnya.

Panjy menyebut, situasi ini sudah berlangsung lama dan belum ada penanganan memadai dari pihak berwenang.

“Kami sudah menyusun surat petisi warga dan sebelumnya telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan serta kelurahan,” lanjutnya.

Dalam pertemuan tersebut, warga berharap pihak PLN segera turun tangan dan melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

“Kami mohon Bapak Manajer PLN Cabang Sinjai dapat segera mengutus tim untuk meninjau kondisi di lapangan sebagai langkah pencegahan,” kata Panjy.

Menanggapi hal tersebut, pihak Kantor PLN Cabang Sinjai menyatakan siap menindaklanjuti laporan tersebut. Sultan, perwakilan PLN yang menerima rombongan warga, menjelaskan bahwa jaringan listrik di Parungnge merupakan hasil swadaya masyarakat.

“Kami akan cek dulu tiang dan kabel yang digunakan. Apakah sesuai dengan standar PLN atau tidak. Setelah itu baru bisa kami susun langkah perbaikannya,” kunci Sultan. Kini masyarakat menanti tindaklanjuti dari PLN. Warga juga merasa lega dengan adanya tanggapan langsung dari pihak PLN Sinjai. (*/S).