SIDOARJO, INSERTRAKYAT.com – Poli Keikhlasan merupakan sebuah layanan kesehatan yang berada di bawah praktik klinik milik Dr. dr. Andre Yulius di Sidoarjo, Jawa Timur. Ia menerapkan konsep pelayanan berbasis keikhlasan pasien dalam pembayaran jasa medis. Selasa (14/4/2026).
Layanan ini dirancang sebagai bentuk pendekatan sosial dalam praktik kedokteran, di mana pasien tetap mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa penetapan tarif tetap, melainkan memberikan kontribusi sesuai kemampuan dan keikhlasan masing-masing.
Dr. dr. Andre Yulius sebagai inisiator menyatakan bahwa konsep tersebut lahir dari kondisi sosial masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses pembiayaan kesehatan. Menurutnya, kesehatan merupakan hak dasar yang harus dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa hambatan ekonomi.
“Ketika seseorang datang dalam keadaan sakit, yang dibutuhkan bukan hanya terapi medis, tetapi juga rasa aman dan harapan,” ujarnya.
Secara operasional Poli Keikhlasan tetap menjalankan prosedur pelayanan medis sesuai standar klinik, termasuk pemeriksaan, diagnosis, dan tindakan pengobatan, namun dengan skema pembayaran berbasis kesadaran pasien.
Konsep ini menjadikan Poli Keikhlasan sebagai model layanan kesehatan alternatif yang menekankan aspek empati, solidaritas sosial, dan nilai kemanusiaan dalam praktik pelayanan medis.
Sejumlah pasien yang pernah menerima layanan di fasilitas tersebut melaporkan pengalaman pelayanan yang dinilai humanis, khususnya dalam hal tidak adanya tekanan administratif terkait biaya pengobatan.
Dalam perkembangan berikutnya, Poli Keikhlasan mulai dikenal sebagai salah satu bentuk inovasi sosial dalam bidang kesehatan di tingkat lokal, yang mengintegrasikan nilai moral dalam sistem pelayanan medis.
Model layanan ini kemudian menjadi perhatian sebagai bagian dari praktik filantropi kesehatan berbasis profesi medis di Indonesia.
Poli Keikhlasan saat ini berfungsi sebagai bagian dari layanan klinik yang tetap berada dalam pengawasan tenaga medis profesional dan mengikuti ketentuan praktik kedokteran yang berlaku di Indonesia.
Kehadiran Poli Keikhlasan menunjukkan bahwa kepedulian dapat menjadi bagian dari sistem layanan, bukan sekadar tindakan individual.
Di tengah arus modernisasi kesehatan yang serba administratif, pendekatan berbasis keikhlasan ini menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan tetap menjadi inti dari profesi medis, dan bahwa setiap tindakan kecil yang lahir dari ketulusan dapat menghadirkan dampak besar bagi kehidupan banyak orang.
(Refi).




















