JAKARTA ( INSERT RAKYAT ) – Sabtu 28 Februari, Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia, Firman Jaya Daeli, menggelar pertemuan dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN RI), Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, di Jakarta.
Pertemuan itu bertujuan untuk membahas penguatan kelembagaan dan strategi nasional menghadapi kejahatan narkotika dari dalam dan luar negeri (jaringan Internasional).
BNN RI, sebagai lembaga di bawah; dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden, memiliki posisi strategis dalam sistem ketatanegaraan. Sejak awal pembentukannya pada akhir 1990-an, BNN terus mengalami penguatan, hingga menjadi institusi mandiri dan independen sejak masa kepemimpinan Presiden Megawati Soekarno Putri. Kepala BNN kini diangkat langsung oleh Presiden RI, bukan lagi secara ex officio.
Firman Jaya Daeli menyebut kejahatan narkoba adalah extraordinary crime yang merusak sendi-sendi kehidupan bangsa. “Ekosistem kejahatan narkoba mengancam kedaulatan dan kemajuan bangsa. Pemberantasannya harus dilakukan terstruktur, sistematis, dan masif,” kata Firman. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersatu melawan narkotika.
Kepala BNN RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, yang merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1994 dan pernah menjabat Wakil Kapolda Metro Jaya serta Kapolda Banten. Ia menegaskan komitmen BNN untuk menjalankan agenda pemberantasan narkoba secara efektif dan berkelanjutan.
Pertemuan ini memperkuat sinergi, strategis antara BNN RI dan berbagai elemen bangsa, demi perlindungan generasi dan ketahanan nasional.
















