INSERTRAKYAT.COM – Upaya mendorong pembangunan yang merata dan berbasis kebutuhan riil masyarakat terus ditempuh Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui mekanisme perencanaan partisipatif. Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan dijadikan ruang strategis untuk menjaring aspirasi warga sekaligus menyusun arah kebijakan pembangunan daerah secara berkeadilan.

Pemerintah Kabupaten Sinjai melanjutkan proses perencanaan pembangunan daerah dengan melibatkan masyarakat melalui Musrenbang tingkat kecamatan yang digelar di seluruh atau sembilan kecamatan.

Memasuki hari ketiga pelaksanaan, Kamis (5/2/2026), Musrenbang dilaksanakan secara serentak di Kecamatan Sinjai Utara, Tellulimpoe, dan Bulupoddo sebagai bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Di Kecamatan Sinjai Utara, kegiatan dipusatkan di Aula Kantor Kecamatan dan dibuka oleh Wakil Bupati Sinjai, A. Mahyanto Mazda. Forum ini menjadi ruang penyampaian dan pembahasan usulan masyarakat yang akan disaring dalam perencanaan pembangunan daerah.

Camat Sinjai Utara, Agus Salam, menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan tahapan penting untuk merumuskan arah kebijakan pembangunan di tingkat kecamatan agar selaras dengan kebutuhan warga.

Dalam arahannya, Wakil Bupati A. Mahyanto Mazda menyampaikan bahwa RKPD harus berfungsi sebagai instrumen utama pembangunan daerah. “RKPD harus memastikan pembangunan tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.

Setiap usulan masyarakat, tegas Andi Mahyanto, perlu disinergikan oleh perangkat daerah dengan mempertimbangkan efektivitas, efisiensi, serta kemampuan keuangan daerah agar program yang dijalankan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Perencanaan pembangunan daerah juga diarahkan agar sejalan dengan visi RPJMD Kabupaten Sinjai 2025–2029 sebagai dasar mewujudkan pembangunan yang merata.

Selain agenda lokal, Pemkab Sinjai memastikan RKPD 2027 mendukung program strategis nasional Asta Cita. Sejumlah program yang akan diselaraskan meliputi pemberian makan bergizi gratis, pembentukan Koperasi Merah Putih, penguatan sumber daya manusia melalui Sekolah Rakyat, ketahanan pangan, penghapusan kemiskinan ekstrem, penurunan angka stunting, serta dukungan terhadap program pembangunan rumah layak huni.

Sebum menutup kegiatan, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada anggota DPRD Kabupaten Sinjai, khususnya dari Daerah Pemilihan I, atas peran pengawasan dan pengawalan pembangunan daerah.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat adalah wujud sinergitas dalam memastikan pemerataan pembangunan di Kabupaten Sinjai.

Kendati demikian, Musrenbang ini turut dihadiri Staf Ahli Bupati Andi Tenri Rawe Baso, para kepala OPD, pejabat struktural, unsur Tripika Kecamatan Sinjai Utara, para lurah, serta perwakilan tokoh masyarakat.

Menarik ulur, sebelumnya diberitakan dalam catatan satu tahun Bupati Hj Ratnawati Arif dan Wakil Andi Mahyanto “Ramah” memimpin Sinjai, keduanya telah berhasil mencetak Pembangunan Infrastruktur pendukung kemajuan daerah, dua diantaranya adalah Renovasi Median Jalan yang dilengkapi dengan lampu hias.

Proyek multi fungsi itu rampung dilaksanakan dengan nilai anggaran Rp 1.090.499.149,20 yang bersumber dari APBD/PAD 2025. Kegiatan tersebut juga menyusul suksesnya pembangunan portal parkir elektronik pasar Sentral Sinjai yang telah diresmikan oleh Bupati Hj Ratnawati Arif pada Senin (12/1/2025).

Lengkapnya, kedua Pembangunan dimaksud telah difungsikan dan mendapatkan ragam tanggapan masyarakat termasuk apresiasi. (S/*).