SIDRAP, INSERTRAKYAT.com — Takdir manusia selalu menyimpan kejutan. Dan Setiap usia yang bertambah membawa cerita baru, menganyam kebersamaan, dan menghadirkan momen kebahagiaan yang tulus. Setulus hati setiap pembaca berita insertrakyat.com yang Budiman. Selasa, 11 November 2025.
Lebih jelasnya, gambaran itu sebelumnya terlihat nyata ketika Komunitas Sahabat Karaoke dan Ngopi (SKDN) Se-Ajatappareng menyelenggarakan Arisan Perdana di Kabupaten Sidrap. Suasana keakraban dan canda tawa mewarnai setiap sudut pertemuan.
Acara ini semakin bermakna karena bertepatan dengan ulang tahun ke-46 salah satu anggotanya, Kasmawati, yang akrab disapa Bunda Nita.
Puncak kegiatan berlangsung pada Jumat (7/11/2025) di kediaman Bunda Nita di Baranti, Sidrap. Rumah yang sederhana itu seketika menjadi saksi hangatnya silaturahmi dan tawa anggota.
Acara terasa hidup berkat sambutan Ketua SKDN, Nur Azizah, atau yang biasa dipanggil Ibu Icha. Ia menegaskan, arisan bukan sekadar rutinitas, tetapi wadah memperkuat persaudaraan dan solidaritas anggota.
“Alhamdulillah, setiap pertemuan selalu mempererat silaturahmi dan saling mendukung antar anggota,” ujarnya.
Momen paling mengharukan muncul saat Bunda Nita memotong kue ulang tahunnya. Suami tercinta hadir mendampingi, menambah kesan kebahagiaan keluarga yang harmonis.
Seluruh anggota menyanyikan lagu selamat ulang tahun, diiringi doa dan sorak-sorai yang menambah semarak suasana. Senyum dan tawa menjadi bukti sederhana, bahwa kebahagiaan lahir dari keakraban.
Hadir pula sejumlah tokoh penting dan pengurus SKDN, antara lain Pembina H. Agus Abu, Marno Pawessai, Penasehat Andi Jayusman, Sukri Saleh, serta pengurus inti: Vhino (Wakil Ketua), Itha Angreani Syam (Sekretaris), Rosmini Masse (Bendahara), Hj. Ammi (Wakil Sekretaris), dan Vivi (Wakil Bendahara). Kehadiran mereka menegaskan komitmen dan dukungan terhadap soliditas komunitas.
Arisan perdana ini juga menjadi momen debut kolaborasi SKDN dengan Sahabat Wisata Nusantara (SWN). Kesepahaman lintas komunitas itu tercetus sejak 12 Oktober 2025, dan meski jumlah peserta SWN masih terbatas, mereka disambut hangat oleh pendiri kedua komunitas, Muh. Ilham M dan Marno Pawessai.
Ketua SKDN menekankan, kolaborasi ini menjadi awal sinergi positif, memperluas jejaring sosial, dan memperkuat kegiatan komunitas di Ajatappareng.
“Kebersamaan hari itu menjadi simbol nyata bahwa kekompakan yang lahir dari esensi sederhana bisa menguatkan solidaritas dan mempererat hubungan antar anggota, sekaligus menghadirkan keberkahan yang tak terduga,” demikian dikutip keterangan Marno Pawessai.




























