ABDYA, INSERTRAKYAT.com – Mantan Kepala Desa atau Keuchik Gampong Blang Raja, Ridwan, nyaris tewas setelah dikeroyok sekelompok pemuda di lokasi tambang emas ilegal di Desa Blang Dalam, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya, Minggu (4/1/2026). Peristiwa ini mengakibatkan Ridwan mengalami luka serius di kepala dan kaki, hingga harus menjalani perawatan intensif di RSUD Teungku Peukan.
Menurut korban, pengeroyokan diduga dipicu sengketa lahan yang diyakini mengandung logam emas. Ridwan menjelaskan bahwa dirinya datang ke lokasi untuk memastikan aktivitas pengambilan batu di lahan tersebut dihentikan.
“Saya sempat menghentikan aktivitas pengangkutan batu oleh pekerja tambang. Tidak lama kemudian, dua pemuda mendekat hingga terjadi adu mulut, lalu saya dipukul. Selang beberapa saat, sekelompok pemuda lain datang dan langsung mengeroyok saya secara brutal,” ujar Ridwan seperti dikutip Insertrakyat.com, Kamis, (8/1/2025).
Ridwan menegaskan bahwa kedatangannya ke lokasi semata-mata untuk melindungi tanah warisan orang tuanya yang sedang dalam sengketa keluarga.
“Sebenarnya saya hanya ingin menghentikan pengambilan batu di tanah orang tua saya. Sengketa ini sudah berlangsung lama, namun tindakan kekerasan ini jelas tidak bisa diterima,” tegasnya.
Akibat pengeroyokan tersebut, Ridwan mengalami luka parah, termasuk pendarahan hebat di kepala dan kaki yang memar. Ia menduga pengeroyokan dipicu provokasi pihak-pihak tertentu yang sebelumnya mengancam siapa pun yang melarang pengambilan batu di lokasi tersebut.
Ridwan telah melaporkan kasus ini ke Polres Aceh Barat Daya pada 4 Januari 2026, dengan nomor laporan SKTBL/01/1/Yan.21.4/2026/SPKT. Kasus saat ini ditangani oleh Satreskrim Polres Abdya, dan penyelidikan masih berlangsung untuk mengidentifikasi pelaku dan motif di balik pengeroyokan ini.
“Tanah ini adalah milik orang tua saya dan diketahui banyak warga serta tokoh adat setempat. Saya akan menempuh jalur hukum agar kasus ini mendapatkan keadilan,” tegas Ridwan.
Kejadian ini mestinya menjadi perhatian Kapolda Aceh, mengingat maraknya aktivitas tambang emas ilegal di Aceh yang kerap menimbulkan konflik lahan dan kekerasan antar warga.
Sampai berita ini disiarkan, polisi belum mengumumkan penangkapan pelaku pengeroyokan termasuk pelaku tambang ilegal di Aceh tersebut. ***






















