SINJAI – Kabar terbaru terkait dugaan kegiatan fiktif di Kabupaten Sinjai bernilai miliaran rupiah, kini pun semakin menyita perhatian publik.

Seorang kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyebut bahwa temannya diduga terlibat langsung dalam pusaran tersebut.

“Dia T, (teman, -red) tahu persis. Dia yang tanda tangan dokumen waktu itu,” ujar pejabat tersebut saat dikonfirmasi, sembari meminta agar identitasnya tidak dipublikasikan. “Jangan- jangan sebut namaku,” ujarnya.

Sosok diri yang disebut berinisial “T” dikabarkan sangat memahami alur kegiatan tersebut. T telah didatangi lokasinya untuk dikonfirmasi, namun orang dekatnya bilang, T sedang pusing. “Bapak lagi istirahat, pusing kalau dibanggakan, baru saja istirahat, ” Imbuh orang dekatnya sambil tidak keberatan jika ditulis jati dirinya.

BACA JUGA :  Mall Pelayanan Publik Sinjai Tetap Buka Saat WFH Berlaku

KPK sendiri sebelumnya telah memberikan respons atas informasi tesebut. Pihak internal KPK menyatakan siap menindaklanjuti laporan tersebut jika disampaikan secara resmi dan spesifik.

“Silakan dilaporkan melalui saluran resmi yang tersedia. Kami akan tindak lanjuti,” tegas KPK . Adapun KPK kontak daring KPK telah dihubungi dan merespon “dahsyat”.

“Kalau memang benar, barangnya tidak ada, dan anggarannya sudah keluar , maka patut diduga kegiatan ini fiktif, jumlah semua dalam beberapa tahun itu sebesar Rp1 Miliar Rupiah,” jelas sumber tersebut, yang masih enggan mengungkap nama dinas yang dimaksud, namun ia punya dokumen terkait.

BACA JUGA :  Dugaan Perampokan Agen BRI Link di Sinjai Timur: Pelaku Belum Tertangkap, Kapolres Sinjai Beri Penjelasan

Pada awalnya, seorang Kepala Dinas yang dikonfirmasi membenarkan bahwa dirinya pernah bekerja di instansi tersebut saat anggaran itu bergulir.

“Saya masih staf saat itu dan sedang tugas belajar. Tapi memang saya tahu ada kegiatan yang dipertanyakan,” ujarnya via sambungan daring. Ia juga menolak dicantumkan namanya dalam pemberitaan termasuk, dan menegaskan agar nama dinas terkait tidak diberitakan. Namun ia bersiap menghadiri panggilan dari APH ketika dibutuhkan bersama T.

BACA JUGA :  Oknum Kepsek di Sinjai Diduga Aniaya Siswa Saat Program Makan Gratis, Kasus Ditangani Polres

Pada Rabu baru – baru ini , pejabat tersebut mengaku sedang menghadiri acara di Command Center dan akan lanjut ke kegiatan Musrenbang di Sinjai Barat. Ia kembali menegaskan bahwa saat kegiatan itu bergulir, ia belum menjabat sebagai kepala dinas. “Saya masih staf biasa waktu itu,” tegasnya.

Selasa, hari ini, Komisi Pemberantasan Korupsi, belum memberikan tanggapan. (*/S).